Kisah Mbah Bardan Jemaah Haji Indonesia Usia 92 Tahun. Rindu Mendiang Istri Tercinta, Pernah Berjanji Bersama ke Tanah Suci. Mendaftar Haji Sejak 2013

photo author
Prabu Warah, Kalimantan Satu
- Jumat, 17 Mei 2024 | 20:22 WIB
Mbah Bardan adalah jemaah haji lansia asal Lampung Utara yang tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 10 Embarkasi Jakarta – Pondok Gede (JKG-10). (Kalimantansatu.com/Dok. Kemenag RI)
Mbah Bardan adalah jemaah haji lansia asal Lampung Utara yang tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 10 Embarkasi Jakarta – Pondok Gede (JKG-10). (Kalimantansatu.com/Dok. Kemenag RI)

"Saya bisa jalan sendiri," katanya sambil berupaya berdiri namun urung, karena dicegah petugas.

Lelaki 92 tahun itu lalu melanjutkan ceritanya, mengungkap rasa cinta tak terkira pada sang belahan jiwa.

"Ya sayang buanget, saya sudah siapkan tempat peristirahatan terakhir nanti bersebelahan sama saya," kata lelaki kelahiran Jogjakarta tersebut.

Baca Juga: Kisah Jemaah Haji Indonesia Usia 93 Tahun Didampingi Anaknya ke Tanah Suci. Daftar Selisih 6 Tahun, Berangkat Bareng di Tahun 2024

Bila pepatah bilang, cinta ada karena biasa.

Begitu pula Mbah Bardan dengan kisahnya.

"Awal mula saya kenal istri saya, karena dulu suka ngaji bersama, eh lha kok jadi saling cinta," tuturnya.

Petugas haji tampak tersenyum mendengar kisah Mbah Bardan.

Ada perasaan tak nyaman yang menyesakkan dada.

Ini bukan kisah Adam dan Hawa, bukan pula Habibi dan Ainun.

Tapi, kisah Mbah Bardan yang senantiasa setia berharap supaya dapat sesurga berdua dengan istri tercinta.

"Gapapa, saya sudah sampai sini, saya doakan istri masuk surga, saya dan dia bisa bersama di surga." pungkasnya.

(*)

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Prabu Warah

Sumber: Kemenag RI

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X