Ini Alasan Pentingnya Perlindungan Anak dari Tindakan Asusila ! Viral Kasus Siswi SMP Palembang Diperkosa hingga Meninggal Dunia oleh Anak Bawah Umur

photo author
Prabu Warah, Kalimantan Satu
- Sabtu, 7 September 2024 | 12:27 WIB
Ilustrasi kekerasan terhadap anak perempuan (Kalimantansatu.com/Pixabay Alexas_Fotos)
Ilustrasi kekerasan terhadap anak perempuan (Kalimantansatu.com/Pixabay Alexas_Fotos)

Faktor yang Mempengaruhi Kasus Pencabulan

Terdapat faktor-faktor yang mempengaruhi tindakan pencabulan.

Berdasarkan analisis kriminologis kejahatan terhadap anak yang diterbitkan pada 2019, tindakan pencabulan terhadap anak telah menjadi fenomena yang negatif dan merusak kehidupan dunia anak.

Peran orang tua menjadi hal yang penting untuk mewujudkan kesejahteraan anak secara jasmani dan rohani, serta harus mampu memberikan rasa aman dan nyaman bagi anak saat berada di luar pengawasan mereka.

Namun realita, keadaan atau masalah yang terjadi saat ini ayah sebagai pelindung, pemelihara bagi keluarga atau bagi seorang anak, tidak lagi benar.

Bahkan, telah menyimpang dari norma-norma dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Dengan demikian, faktor-faktor apakah yang mempengaruhi terjadinya kejahatan pemerkosaan terhadap anak oleh ayah kandung?

Penelitian yuridis empiris ini menunjukan bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi seorang ayah memperkosa anak kandungnya sendiri adalah, factor agama, faktor pendidikan, faktor lingkungan, faktor ekonomi, dan faktor teknologi atau situs porno.

Selain itu, kasus pencabulan atau pemerkosaan ini dinilai sebagai kejahatan kekerasan yang berkaitan dengan kesusilaan.

Salah satu faktor penyebab terjadinya kejahatan itu didukung oleh situasi dan kondisi lingkungan.

Posisi korban juga dapat memicu niat pelaku untuk melakukan kejahatan seksual.

Tidak jarang pula kejahatan tersebut dipengaruhi oleh faktor yang memanfaatkan hubungan antara pelaku dan korban.

Baca Juga: Inilah Kisah Pedesaan yang Tahan dari Terjangan Tsunami di Jepang, Ternyata karena Tanggul Laut Raksasa Ini. Sempat Dikira Proyek Gagal loh

Hal tersebut, seperti hubungan darah, saudara, pacar, maupun kerabat. Sehingga pelaku lebih muda

melakukan tindakan kesusilaan tersebut karena telah mengetahui lebih dalam tentang pihak korban.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Prabu Warah

Sumber: Kalimantansatu.com, Opac Unpatti, Journal UMY

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X