Datang ke Pembukaan Tanwir dan Milad ke-112 Muhammadiyah di UMK NTT, Presiden Prabowo Subianto : Muhammadiyah Berhasil Mendidik dan Membesarkan Kader

photo author
R Ridho Triwi D.N, Kalimantan Satu
- Rabu, 4 Desember 2024 | 19:41 WIB
Presiden Prabowo Subianto menghadiri Pembukaan Tanwir dan Milad ke-112 Muhammadiyah di Universitas Muhammadiyah Kupang (UMK), Nusa Tenggara Timur (NTT), Rabu (4/12/2024). (Kalimantansatu.com/Dok. Tim Media Presiden Prabowo Subianto)
Presiden Prabowo Subianto menghadiri Pembukaan Tanwir dan Milad ke-112 Muhammadiyah di Universitas Muhammadiyah Kupang (UMK), Nusa Tenggara Timur (NTT), Rabu (4/12/2024). (Kalimantansatu.com/Dok. Tim Media Presiden Prabowo Subianto)

KALIMANTANSATU.COM, JAKARTA - Presiden RI Prabowo Subianto mengatakan bahwa Muhammadiyah telah berhasil mendidik serta membesarkan para kadernya sehingga menjadi tokoh-tokoh pemimpin bangsa.

Hal ini disampaikannya saat menghadiri Pembukaan Tanwir dan Milad ke-112 Muhammadiyah di Universitas Muhammadiyah Kupang (UMK), Nusa Tenggara Timur (NTT), Rabu (4/12/2024).

"Presiden RI pertama dan kedua juga merupakan warga Muhammadiyah. Kalau tidak salah, Presiden Soekarno pernah menjadi pengurus Muhammadiyah dan Ibu Fatmawati juga keluarga Muhammadiyah di Bengkulu. Pak Harto juga warga Muhammadiyah, lulusan SD dan SMP Muhammadiyah," jelas Prabowo.

Baca Juga: Waduh, Ketika Presiden Prabowo Subianto Ingin Hemat Rp15 T dari Dana Perjalanan Dinas Luar Negeri, Para Menteri Justru Ramai Minta Tambah Anggaran

"Mungkin karena keberhasilan Muhammadiyah mendidik, membesarkan kader-kader sehingga Muhammadiyah ada di-mana-mana. Saya minta calon nama-nama, saya ga tanya ini Muhammadiyah atau bukan, setelah dilantik ada yang bisik-bisik 'Itu Muhammadiyah Pak'. Memang Muhammadiyah ada di mana-mana, ada di kiri, ada di kanan, ada di tengah," sambung dia.

Pada kesempatan yang sama, Prabowo juga memuji peran Muhammadiyah di sektor pendidikan dan kesehatan.

Menurutnya, hal tersebut merupakan kunci kebangkitan suatu bangsa.

"Jadi, peran Muhammadiyah saya kira sangat pesat. Muhammadiyah, hitungan terakhir memiliki 167 perguruan tinggi, 126 Rumah Sakit (RS), 5.345 sekolah dan madrasah; 440 pesantren serta jaringan organisasi yang ada di dalam dan luar negeri," ungkap Presiden.

Baca Juga: Salut ! Wujud Kepedulian Tinggi Terhadap Kelestarian Satwa Gajah, Presiden Prabowo Subianto Sumbang Lahan Pribadi 20 Ribu Hektare untuk Konservasi

Selain itu, Prabowo juga mengapresiasi langkah Muhammadiyah yang membeli gedung di Madrid, Spanyol dan dibuah menjadi masjid. "Muhammadiyah luar biasa," lanjut dia.

Peran penting Muhammadiyah lainnya yang disoroti Prabowo adalah bagaimana organisasi ini mampu untuk menanamkan patriotiame serta rasa cinta tanah air.

"Kami di TNI, Panglima TNI yang pertama (Jenderal Besar Soedirman) adalah kepala sekolah SMA Muhammadiyah, yang berarti pengaruh Muhammadiyah selain dakwah juga menanamkan patriotisme, menanamkan cinta tanah air. Terus terang saja, Jenderal Besar Soedirman bukan lulusan Akmil, beliau tidak pernah ikut Sesko di mana pun, tapi berhasil memimpin perang kemerdekaan dan menang," kata Prabowo.

Baca Juga: Produksi Pangan Naik, Presiden Prabowo Subianto Harap Indonesia Tak Impor Beras Tahun 2025

"Dan kalau kita lihat, ucapan-ucapan, perintah-perintah beliau, pidato-pidato beliau sampai hari ini pun adalah ungkapan dan pemikiran seorang pemimpin militer yang tidak kalah dengan pemimpin militer di dunia sepanjang sejarah," imbuh dia.

Tidak kalah penting, Muhammadiyah disebut Prabowo telah memberi contoh toleransi dalam kehidupan, saling hormat menghormati dalam kehidupan, saling menjaga, saling mendukung.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: R Ridho Triwi D.N

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X