Kendati demikian, Anies menuturkan kolaborasi dengan siapa pun sah-sah saja selama sesuai dengan aturan hukum.
"Tapi secara prinsip, kita harus bisa kolaborasi dengan siapa saja selama itu dibolehkan oleh aturan hukum. Ada kolaborasi yang tidak boleh. Tapi kalau boleh, dengan siapa saja kita harus siap untuk kolaborasi," tukasnya.
(*)
Artikel Terkait
Konflik Thailand vs Kamboja Memanas, Indonesia Serukan Penyelesaian Damai dan Awasi WNI di Daerah Terdampak
Seskab Teddy Indra Wijaya dan Menteri Imipas Bahas Transformasi Layanan Publik yang Transparan di Sektor Imigrasi dan Pemasyarakatan
Buka Gelar Anak Khatulistiwa 2025 di Taman Budaya Pontianak, Gubernur Ria Norsan Tegaskan Perlindungan Anak Adalah Investasi Jangka Panjang
Di Gathering Nasional Teknisi Ponsel Indonesia - Pulau Kalimantan Tahun 2025, Wagub Krisantus Harap Peran Aktif Mengedukasi Masyarakat
Gedung Paroki Santa Maria Nyarumkop Singkawang Diresmikan, Uskup Agung Pontianak Mgr Agustinus Agus Tegaskan Pelayanan Umat Harus Lebih Optimal
Peresmian Gedung Paroki Santa Maria Nyarumkop Singkawang, Wagub Krisantus Kurniawan Kenang Perjuangan Sang Ayah dan Puji Mgr Agustinus Agus
Rute Penerbangan Internasional Pontianak-Kuala Lumpur dan Pontianak-Kuching Dibuka Lagi, Gubernur Ria Norsan Tegaskan Hubungan Bilateral Lintas Batas
Candaan Jokowi saat Bertemu Mulyono di Acara Reuni UGM, Minta Jangan Nambah Masalah Lagi
Thailand Umumkan Darurat Militer di Perbatasan Kamboja, KBRI Bangkok Imbau Pesan Baru untuk WNI
Sindiran Media Thailand Setelah Kalah Vs Timnas Indonesia di Semifinal AFF U23 2025: " Piala Dunia Hanya Retorika "