Kelakar Donald Trump ke Presiden Prabowo Subianto Setelah Pidato Penuh Semangat hingga Pukul Meja di Sidang PBB

photo author
R Ridho Triwi D.N, Kalimantan Satu
- Rabu, 24 September 2025 | 16:52 WIB
Menyoroti komentar Presiden AS, Donald Trump (kanan) ke Presiden RI, Prabowo Subianto (kiri) yang berpidato dalam sidang PBB, New York. (Kalimantansatu.com/Dok. Instagram @prabowo, @realdonaldtrump)
Menyoroti komentar Presiden AS, Donald Trump (kanan) ke Presiden RI, Prabowo Subianto (kiri) yang berpidato dalam sidang PBB, New York. (Kalimantansatu.com/Dok. Instagram @prabowo, @realdonaldtrump)

“Saya berkata, bagaimana kalau harus berhadapan dengan dia kalau ia marah? Tidak mudah,” kata Trump sambil tersenyum dalam kesempatan yang sama, seperti ditayangkan dalam YouTube Sekretariat Presiden RI, pada Rabu, 24 September 2025.

Baca Juga: Luar Biasa ! Saat Pidato di Sidang Umum PBB, Presiden Prabowo Subianto Dapat Tepuk Tangan 8 Kali Momen Penting

Kelakar itu disambut senyum kecil Prabowo, juga tawa ringan dari beberapa pemimpin negara lain yang hadir. Suasana forum yang penuh isu serius sejenak menjadi lebih cair.

Prabowo dan Dukungan untuk Palestina

Terkhusus dalam pidatonya, Prabowo berulang kali menekankan pentingnya solusi dua negara bagi Palestina dan Israel.

“Saya ingin kembali menegaskan dukungan penuh Indonesia terhadap solusi dua negara di Palestina. Kita harus memiliki Palestina yang merdeka,” ucap Prabowo di hadapan Majelis Umum PBB.

Prabowo menekankan pesan tegas terkait perdamaian dunia yang tidak mungkin tercapai tanpa keadilan bagi Palestina.

Dukungan itu bahkan mendapat sambutan hangat berupa tepuk tangan panjang dari para delegasi.

Indonesia di Forum Dunia

Selain isu Palestina, Prabowo memanfaatkan panggung PBB untuk menampilkan capaian Indonesia. Ia juga sempat menyinggung rekor cadangan beras hingga 4 juta ton.

“Kami yakin dalam beberapa tahun ke depan, Indonesia akan menjadi negara hijau, sebagai negara kepulauan terbesar di dunia,” tegas Prabowo.

Delapan kali entakan meja bukanlah sekadar ekspresi emosional. Hal tersebut juga kini dinilai menjadi penegasan pesan-pesan penting tentang perjuangan kemerdekaan hingga panggilan moral pemimpin dunia untuk memilih jalan keadilan.

“Memilih sisi sejarah yang benar, jalan moral yang luhur, jalan kebenaran, jalan keadilan, jalan kemanusiaan,” tukas Prabowo dalam pidatonya di Sidang PBB.

(*)

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: R Ridho Triwi D.N

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X