“Pada saat itu mobil berpelat RI-36 sedang dalam posisi menjemput saya untuk menuju agenda rapat selanjutnya,” katanya.
Di lain pihak, pakar hukum tata negara, Bivitri Susanti menilai peristiwa tersebut memperlihatkan wajah nyata feodalisme di lingkungan pemerintahan RI.
“Feodalisme bukan hanya soal jabatan, tetapi soal mentalitas yang memberi keistimewaan pada status,” kata Bivitri Susanti dalam pernyataannya, Januari 2025 lalu
Bivitri menambahkan, banyak orang yang tanpa sadar turut memelihara budaya ini dengan sikap tunduk terhadap status sosial.
“Bahkan sebagian dari kita yang pikirannya sudah dirasuki malah jadi menghamba sosok-sosok berstatus, sampai selalu bilang ‘siap’ dan ‘mohon izin’,” ujarnya.
Akar Sejarah dan Pemaknaan Feodalisme
Dalam konteks sejarah, feodalisme awalnya menggambarkan struktur sosial-politik Eropa Barat pada abad pertengahan.
Berdasarkan penafsiran dari Britannica, feodalisme membuat sistem yang menempatkan bangsawan dan penguasa lokal sebagai pemegang kekuasaan mutlak, sementara rakyat kecil hanya menjadi pengikut yang wajib tunduk.
Dalam praktik kehidupan modern, ketika penghormatan berubah menjadi ketakutan atau kepatuhan buta, relasi sosial menjadi timpang dan menghambat kemajuan.
Pada akhirnya, sederet jejak viral praktik feodal yang sempat mengguncang media sosial, hingga kini masih menjadi persoalan klasik yang terus membayangi Tanah Air.
(*)
Artikel Terkait
Berita Saham Hari Ini : Puradelta Lestari (DMAS) Catatkan Marketing Sales Rp626,4 Miliar di Triwulan III 2025 ! Baru 35 Persen dari Total Target 2025
Setahun Pemerintahan Prabowo, Kini Lebih dari 1.100 Desa Belum Berlistrik Dapat Akses Listrik
Mendagri Tito Karnavian Ungkap Penyebab Beda Data Dana Pemda Mengendap dengan Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa
Lagi Ramai ! Sekda Bekasi Bantah Pernyataan Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa soal Jual Beli Jabatan dan Dana Endapan Deposito
Pemerintah Kucurkan Dana Rp20 Triliun ke BPJS Kesehatan, Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa Jamin Tidak Ada Kenaikan Iuran Sampai 2026
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa Bocorkan Hasil Pertemuan dengan Bos Pertamina, Sempat Sentil Malas Bangun Kilang Minyak Baru
Dedi Mulyadi Ancam Tak Perpanjang Izin AQUA ! Jalan Sering Rusak Karena Truk Pengangkut Galon Melebihi Kapasitas alias ODOL
Bagaimana Kelanjutan Nasib Utang Whoosh ? Danantara Ungkap Siap Negosiasi ke China dan Targetkan Kesepakatan Rampung, Begini Respons Menkeu Purbaya
China Buka Suara soal Polemik Utang Kereta Cepat Jakarta-Bandung, Sebut Dampak Positif Buat Ekonomi hingga Kesepakatan Restrukturisasi
Bertemu Lula da Silva di Jakarta, Prabowo Subianto Bicara Kekaguman Pimpin Brasil 3 Periode