KALIMANTANSATU.COM - Sebanyak 15 jembatan perintis dibangun oleh TNI pascabencana di Aceh.
Langkah tersebut dilakukan untuk membuka kembali akses desa-desa yang terisolasi akibat rusaknya infrastruktur setelah bencana banjir bandang pada akhir November 2025 lalu.
Kehadiran jembatan-jembatan perintis tersebut memungkinkan warga kembali beraktivitas.
Anak-anak bisa sekolah, hasil pertanian dapat dibawa ke pasar, serta bantuan logistik dapat menjangkau desa-desa terdampak. Roda perekonomian pun bangkit.
Hingga saat ini, sebanyak 3 jembatan perintis telah selesai dibangun. Sementara proses pembangunan masih berlangsung di 12 titik.
Misalnya di Desa Baro Yaman, Kecamatan Mutiara, Kabupaten Pidie.
Para prajurit TNI bekerja tanpa henti membangun jembatan. Pemasangan fondasi dilakukan dengan seksama agar jembatan kuat dan layak digunakan masyarakat.
Begitu juga di Desa Lubuk Sidup, Kecamatan Sekerak, Kabupaten Aceh Tamiang. Para personel TNI memasang lantai jembatan dan pagar pengaman dengan teliti.
Di Desa Sekerak Kiri Ke Sekerak Kanan, Kecamatan Sekerak, Kabupaten Aceh Tamiang, tampak para prajurit TNI mengelas besi untuk penyangga papan lantai jembatan.
Lalu di Desa Burni Bius, Kecamatan Silih Nara, Kabupaten Aceh Tengah, para prajurit TNI ramai-ramai menarik kabel baja untuk jembatan.
Pembangunan jembatan juga berlangsung di Desa Blang Teurakan, Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara. Lalu di Desa Pante Kera, Kecamatan Simpang Jernih, Kabupaten Aceh Timur.
Lokasi-lokasi pembangunan jembatan lainnya, di antaranya adalah Desa Burlah (Berawang Gajah) di Aceh Tengah, Desa Lawe Mamas Indah di Aceh Tenggara, Desa Meunasah Krueng di Bireuen, Desa Kajeung di Aceh Barat.
Artikel Terkait
Melebihi 70,76% Ekuitas ! Terungkap Alasan ANJT Beri Term Loan BRI Rp4,85 T ke 4 Perusahaan Terkendali, Begini Kata Bos Austindo Nusantara Jaya
Apa Pesan Rahasia Kejuaraan M di Chat 1 Kali? Waktu Terbatas, Cara Ketik dan Klaim Border Avatar Final M7 Championship MLBB, Aurora Gaming PH Juara M7
Komentari Narasi Menkeu Purbaya Ditipu Bank Himbara soal Suntikan Dana Rp200 Triliun, Kemenkeu: Hoaks !
EDGE Tambah Modal 2 Anak Perusahaan, Manajemen Indointernet Ungkap Jumlahnya, Untuk Apa ?
Lanjutan Sidang Korupsi Tata Kelola Pertamina : Tak Terserap, Arcandra Tahar Sebut Pertamina Jual 255 Ribu Barel Minyak Mentah per hari ke Luar Negeri
Dan Lagi ! Garuda UNY Eco Team Duduki Podium Satu di Shell Eco-Marathon 2026, Capaian Gemilang Harumkan Nama Indonesia
Menjelang RUPS PLN, Aturan Masa Jabatan Direksi Terbit ! Manuver Elite Disorot, Ujian Kredibilitas Reformasi BUMN ?
Jalan Putus dan Sawah Ditutup Warga, Anak-anak di Riseh Tunong Aceh Utara Sulit Akses Menuju Sekolah, Guru Minta Pemda Segera Turun Tangan
Curhat Warga Samar Kilang Bener Meriah Aceh : Setelah Antre BBM, Kini Keluhkan Sulitnya Akses Air Bersih
Mengintip Kehidupan Warga Terdampak Bencana di Hunian Sementara Nagari Salareh Aia Agam, Ada Harapan Baru Terselip