Melihat Penampakan Sekolah di Aceh Tamiang Pascabencana Banjir: Kini Bersih dari Lumpur, Anak-anak Kembali ke Sekolah

photo author
R Ridho Triwi D.N, Kalimantan Satu
- Senin, 26 Januari 2026 | 19:25 WIB
Pascabencana banjir di Kabupaten Aceh Tamiang, anggota TNI bersama masyarakat setempat terus bergotong royong membersihkan sejumlah fasilitas pendidikan di Kecamatan Bendahara. (Kalimantansatu.com/Dok. TNI)
Pascabencana banjir di Kabupaten Aceh Tamiang, anggota TNI bersama masyarakat setempat terus bergotong royong membersihkan sejumlah fasilitas pendidikan di Kecamatan Bendahara. (Kalimantansatu.com/Dok. TNI)

KALIMANTANSATU.COM, ACEH TAMIANG - Pascabencana banjir di Kabupaten Aceh Tamiang, anggota TNI bersama masyarakat setempat terus bergotong royong membersihkan sejumlah fasilitas pendidikan di Kecamatan Bendahara.

Upaya ini dilakukan untuk memastikan lingkungan sekolah kembali bersih, aman, dan nyaman sehingga anak-anak dapat kembali mengikuti kegiatan belajar mengajar.

Pantauan di SD Negeri Raja, Desa Raja, Kecamatan Bendahara Minggu (25/1/2026), anggota TNI dan warga bahu-membahu membersihkan lumpur tebal yang sebelumnya menutupi halaman dan area sekolah.

Baca Juga: 15 Jembatan Perintis Dibangun oleh TNI, Desa-desa Terisolasi di Aceh Kembali Terbuka

Dengan menggunakan alat sederhana seperti cangkul dan sekop, lumpur yang mulai mengeras dikeruk dan dipindahkan ke luar area sekolah.

Kini, halaman sekolah yang sebelumnya tertutup endapan lumpur telah bersih dan kembali dapat dimanfaatkan para siswa untuk beraktivitas dan belajar dengan nyaman.

Sementara itu, di SMA Negeri 1 Bendahara, Desa Seuneubok, Kecamatan Bendahara, endapan lumpur padat dengan ketebalan sekitar 50 sentimeter hingga satu meter sempat menutupi halaman sekolah.

Anggota TNI bersama para guru dan masyarakat setempat mengeruk lumpur menggunakan cangkul dan sekop.

Selain tenaga manual, satu unit alat berat turut dikerahkan untuk mempercepat proses pembersihan.

Baca Juga: Mengintip Kehidupan Warga Terdampak Bencana di Hunian Sementara Nagari Salareh Aia Agam, Ada Harapan Baru Terselip

Lumpur kemudian diangkut menggunakan truk dan dibuang ke luar area sekolah hingga halaman kembali bersih.

Kegiatan serupa juga dilakukan di TPA Nurul Iman, Desa Lubuk Batil, Kecamatan Bendahara.

Masyarakat yang dibantu anggota TNI membersihkan lumpur di dalam dan sekitar lingkungan sekolah. Lumpur yang mulai mengering dikeruk dengan sekop dan dipindahkan menggunakan gerobak.

Selain itu, TNI juga membersihkan debu tebal yang menempel di sekitar lingkungan sekolah agar kegiatan belajar mengajar dapat kembali berjalan dengan nyaman.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: R Ridho Triwi D.N

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X