20 Warga Pakistan Tewas saat Demo Setelah Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Karena Serangan Rudal Amerika Serikat dan Israel

photo author
Prabu Warah, Kalimantan Satu
- Senin, 2 Maret 2026 | 12:03 WIB
20 Warga Pakistan Tewas saat Demo Setelah Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Karena Serangan Rudal Amerika Serikat dan Israel (Kalimantansatu.com/Dok. X @khamenei_ir)
20 Warga Pakistan Tewas saat Demo Setelah Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Karena Serangan Rudal Amerika Serikat dan Israel (Kalimantansatu.com/Dok. X @khamenei_ir)

Seruan untuk tenang

Sebelumnya pada hari Minggu, Menteri Dalam Negeri Mohsin Naqvi mengunjungi beberapa bagian Islamabad untuk meninjau keamanan dan memerintahkan penguatan pasukan di sekitar kawasan diplomatik.

Dalam pesan video, ia menyerukan agar semua pihak menahan diri.

“Setelah kemartiran Ayatollah Khamenei, setiap warga Pakistan merasa sedih sama seperti warga Iran yang berduka,” katanya.

“Kami semua bersama Anda. Kami meminta warga untuk tidak main hakim sendiri, dan untuk melakukan protes secara damai,” tambah Naqvi.

Perdana Menteri Shehbaz Sharif kemudian menyampaikan "kesedihan dan duka cita" atas kematian Khamenei dalam sebuah unggahan di media sosial.

“Pakistan juga menyampaikan keprihatinan atas pelanggaran norma-norma hukum internasional. Sudah menjadi konvensi lama bahwa Kepala Negara/Pemerintahan tidak boleh dijadikan sasaran. Kami berdoa untuk arwah almarhum. Semoga Allah Yang Maha Kuasa memberikan kesabaran dan kekuatan kepada rakyat Iran untuk menanggung kehilangan yang tak tergantikan ini,” kata perdana menteri.

Wakil Perdana Menteri dan Menteri Luar Negeri Ishaq Dar telah berbicara dengan mitranya dari Iran, Seyed Abbas Araghchi, tak lama setelah serangan dimulai sehari sebelumnya.

Menurut Kementerian Luar Negeri Pakistan, Dar “mengutuk keras serangan yang tidak beralasan terhadap Iran” dan menyerukan penghentian segera eskalasi melalui diplomasi.

Pakistan memiliki perbatasan sepanjang lebih dari 900 km (559 mil) dengan Iran, dan menjalin hubungan perdagangan dan energi dengan negara tetangganya.

Pakistan tidak mengakui Israel dan telah lama mendukung solusi dua negara untuk konflik Israel-Palestina.

(*)

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Prabu Warah

Sumber: Al Jazeera

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X