KALIMANTANSATU.COM - Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya kerap terlihat di barisan depan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto ketika menghadapi kritikan dari publik.
Kehadiran Seskab Teddy disebut sebagai tameng atau sosok yang siap pasang badan untuk menjelaskan arah dan visi dari pemerintahan Presiden Prabowo.
Pemerintah secara tegas juga memastikan tidak anti terhadap kritikan yang dilayangkan.
Pengamat: Seskab Teddy adalah Keberanian dan Konsistensi
Pengamat komunikasi politik sekaligus Direktur Eksekutif Survei dan Polling Indonesia (SPIN), Igor Dirgantara menilai peran Teddy semakin menonjol karena berada di garis depan saat banyak pihak memilih berhati-hati atau mengambil jarak dari polemik kebijakan.
Menurutnya, langkah tersebut menunjukkan keberanian sekaligus konsistensi dalam menjalankan fungsi Seskab sebagai penghubung antara Presiden dan publik.
“Intinya, Seskab mampu menjalankan fungsinya sebagai mediator kebijakan Presiden kepada masyarakat. Dan hal itu diapresiasi oleh publik,” ujar Igor dalam keterangannya pada Senin, 9 Maret 2026.
Igor lantas menyinggung tentang kritikan yang terus berdatangan untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan menurutnya, Teddy tetap berani untuk hadir dalam persoalan tersebut.
“Di tengah dinamika kritik terhadap kebijakan pemerintah, kehadiran Seskab yang menjelaskan langsung perspektif Presiden membantu publik memahami tujuan kebijakan secara utuh,” imbuhnya.
Seskab Teddy Menjaga Visi Presiden Tetap Sampai ke Publik
Igor juga menjelaskan bahwa komunikasi Teddy terhadap publik bukan sekadar membela administrasi pemerintahan.
Namun, lebih kepada menjaga agar visi besar Presiden tidak terdistorsi berbagai narasi yang berkembang di ruang publik.
Artikel Terkait
Cek Tanggal Jadwal One Way, Contra Flow, dan Ganjil Genap Jalan Tol Mudik Lebaran 2026
THR Pensiun 2026 Pecah Rekor ! TASPEN Berhasil Salurkan ke 97 Persen Penerima dari 3,2 Juta Peserta Pensiun Karena Didukung Transformasi Digital
Pegang Prinsip Politik Bebas Aktif ! Indonesia Tegaskan Netralitas dalam Konflik Timur Tengah Setelah Konflik Amerika Serikat dan Israel vs Iran
Mentan Amran Sulaiman Pastikan Stok Beras Indonesia Cukup hingga 324 Hari ke Depan, Aman dan Terkendali di Tengah Kondisi Geopolitik Global
KBRI Arab Saudi Pastikan Beri Akomodasi untuk Jemaah Umrah Indonesia yang Tertahan Akibat Situasi Keamanan Timur Tengah
Bentuk Tim Respons Krisis, Pemerintah Indonesia Tingkatkan Perlindungan WNI di Timur Tengah
Jadi Negara Non-Barat Pertama ! Indonesia Larang Anak Usia di Bawah 16 Tahun Akses Medsos Mulai 28 Maret 2026, Bentuk Perlindungan Masa Depan
Bareng BP BUMN, IFG Perkuat Tata Kelola TJSL melalui Three Lines Model
Simbol Cinta Atas Pengabdian untuk Negara, Kasad Maruli Simanjuntak Serahkan Bantuan Rumah ke Keluarga Prajurit Gugur
Adaro dan Alamtri Berbagi Kebahagiaan Bersama 1.000 Anak Yatim dalam Iftar Bulan Ramadan 2026, Boy Thohir: Menjemput Keberkahan