reginternasional

Setiap 15 Menit, 1 Anak Palestina Tewas Akibat Serangan Genosida Israel ! Trauma Anak-anak Palestina di Gaza

Selasa, 17 Oktober 2023 | 08:01 WIB
Seorang ayah menggendong anaknya yang menjadi korban serangan Israel ke Palestina yang terjadi sejak 7 Oktober 2023 pasca Hamas menyerang Israel. (Al-Jazeera)

Namun juga tantangan berat dalam menjalani hidup tanpa dukungan mendasar dari keluarga mereka.

2 Jalur Utama Komunikasi Seluler Hancur

Menurut UN OCHA, serangan udara Israel telah menghancurkan dua dari tiga jalur utama komunikasi seluler di Jalur Gaza.

Perusahaan Telekomunikasi Palestina (Paltel) masih mampu menyediakan konektivitas internet minimal di seluruh Gaza, namun khawatir koneksi akan terputus sama sekali jika ada kerusakan tambahan pada saluran tersebut.

“Negara Israel tidak punya pilihan selain mengubah Gaza menjadi tempat yang tidak mungkin untuk ditinggali untuk sementara atau selamanya,” kata Mayor Jenderal Giora Eiland dari pasukan cadangan kepada media Israel.

“Menciptakan krisis kemanusiaan yang parah di Gaza adalah cara yang diperlukan untuk mencapai tujuan tersebut. Gaza akan menjadi tempat di mana tidak ada manusia yang bisa hidup.”

“Manusia hewan harus diperlakukan seperti itu. Tidak akan ada listrik dan air [di Gaza], yang ada hanya kehancuran. Anda menginginkan neraka, Anda akan mendapatkan neraka,” kata Mayor Jenderal Ghassan Alian, kepala Koordinator Kegiatan Pemerintah di Wilayah (COGAT).

Genosida Israel Terhadap Palestina

Berdasarkan hukum internasional, genosida dilarang dan merupakan pembunuhan yang disengaja terhadap sejumlah besar orang dari suatu negara atau kelompok etnis tertentu dengan tujuan menghancurkan negara atau kelompok tersebut, secara keseluruhan atau sebagian.

Genosida dapat terjadi akibat pembunuhan atau dengan menciptakan kondisi kehidupan yang sangat tidak tertahankan sehingga menyebabkan kehancuran kelompok tersebut.

Hukum humaniter internasional melarang serangan yang tidak pandang bulu dan tidak proporsional serta mewajibkan semua pihak yang terlibat dalam konflik bersenjata untuk membedakan antara sasaran militer, sasaran sipil, dan sasaran sipil.

Menyebarkan senjata peledak di wilayah sipil yang padat penduduknya merupakan serangan tanpa pandang bulu dan melakukan serangan langsung terhadap warga sipil atau objek sipil merupakan kejahatan perang.

Otoritas Israel telah memberlakukan kebijakan penutupan terhadap Jalur Gaza sejak tahun 2007 dengan mengontrol dan membatasi secara ketat masuk dan keluarnya individu; mempertahankan pembatasan ketat terhadap impor termasuk makanan, bahan bangunan, bahan bakar, dan barang-barang penting lainnya; serta melarang ekspor.

Israel terus mempertahankan kendali penuh atas perbatasan, wilayah udara, dan perairan Jalur Gaza.

Baca Berita Lainnya di Google News : Klik LINK Berikut Ini

Halaman:

Tags

Terkini