reginternasional

Ngaku Pembangunan IKN Adalah Proyek Jangka Panjang dan Tidak Mudah, Jokowi Sampaikan Hal Ini

Kamis, 13 Februari 2025 | 20:25 WIB
Potret pembangunan Ibu Kota Negara (IKN). (Kalimantansatu.com/Dok. Ist)

KALIMANTANSATU.COM - Mantan Presiden RI Joko Widodo atau Jokowi meyakini jika Ibu Kota Negara (IKN) adalah pembangunan megaproyek yang tidak akan mangkrak.

Dalam video yang diunggah di kanal YouTube Najwa Shihab pada Selasa, 11 Februari 2025, Jokowi mengatakan jika pembangunan IKN membutuhkan waktu yang lama.

“Sekali lagi, IKN ini adalah proyek jangka panjang, bisa 10 tahun, bisa 15 tahun, bisa 20 tahun,” ungkapnya.

“Ini ibu kota yang pindah, pindah rumah aja ruwetnya seperti itu apalagi ini mempersiapkan perpindahan ibu kota,” tandasnya.

Efisiensi anggaran yang dilakukan Pemerintahan Prabowo baru-baru ini, yang ikut mempengeruhi pembangunan IKN, sepertinya tidak mengurangi kepercayaan Jokowi atas pembangunan IKN.

Padahal di APBN Tahun Anggaran 2025, angka pemotongan anggaran Otorita Ibu Kota Negara mencapai Rp4,81 Triliun dari total pagu anggaran Rp6,39 Triliun. Artinya, hilang 75,2 persen dari sebelumnya.

Baca Juga: Temui Presiden Prabowo Subianto, Erdogan Ungkap Komitmen Turki Garap IKN Libatkan Perusahaan Kelas Dunia

Ia merasa, proyek IKN akan tetap berjalan meski ada pemotongan anggaran untuk efisiensi APBN dan APBD Tahun Anggaran 2025.

“IKN ini sudah ada Undang-Undangnya, sudah disetujui oleh 93 persen fraksi yang ada di DPR, saya rasa semuanya sudah berjalan sesuai dengan tahapan-tahapan yang ada,” imbuh Jokowi.

Pembangunan fasilitas yang perlu disempurnakan

Jokowi juga menjelaskan jika persiapan untuk memindahkan ibu kota ini harus memikirkan banyak hal.

Seperti penunjang kehidupan sehari-hari mengingat akan banyak orang yang akan dipindah ke area IKN ketika sudah bisa ditempati dengan optimal.

“Kesiapannya juga harus sempurna betul baru bisa pindah, misalnya ASN kita mau kita pindah, sekolah anaknya sudah siap belum? Rumah sakit sudah bisa beroperasi belum? Kan semuanya harus dihitung,” kata Jokowi.

Baca Juga: Presiden Prabowo Subianto Pangkas Anggaran Habis-habisan, Benarkah Minta Pembangunan IKN Dihentikan ?

“Kalau belanja, pasarnya udah siap belum? Supermarket ada atau tidak? Kan semua harus disiapkan, tidak semudah itu “ imbuh Jokowi.

Halaman:

Tags

Terkini