reginternasional

Bupati Situbondo Rio Wahyu Prayogo Anggap Praktik Feodal Masih Bayangi Indonesia, Sempat Viral Jejak Olokan Gus Miftah hingga Iringan Raffi Ahmad

Sabtu, 25 Oktober 2025 | 06:55 WIB
Menyoroti pernyataan Bupati Situbondo, Rio Wahyu Prayogo terkait praktik feodal yang dinilai masih terjadi di lingkungan pemerintahan RI. (Kalimantansatu.com/Dok. YouTube HelmyYahyaBicara)

KALIMANTANSATU.COM - Sebagian publik sedang ramai memperbincangkan tentang praktik feodalisme yang dinilai masih menjadi bayang-bayang dalam sistem pemerintahan dan kehidupan sosial di Indonesia.

Kini, peringatan itu datang dari Bupati Situbondo, Rio Wahyu Prayogo yang menilai budaya menghormati secara berlebihan terhadap pemimpin telah menghambat kemajuan birokrasi dan memperpanjang rantai ketimpangan sosial.

Dalam siniar YouTube Helmy Yahya Bicara pada Kamis, 23 Oktober 2025, Rio menuturkan pengalamannya yang kerap menghadapi perilaku bawahannya yang terlalu segan.

“Saya itu sering ditemui oleh pegawai di daerah, tujuannya untuk memberikan laporan,” ujar Rio.

Padahal, kata Rio, laporan bisa disampaikan tanpa perlu bertatap muka secara langsung.

Baca Juga: Bertemu Lula da Silva di Jakarta, Prabowo Subianto Bicara Kekaguman Pimpin Brasil 3 Periode

“Ketika mereka datang, langsung memberikan laporan. Saya tanya, kenapa harus ketemu, kan bisa lewat Zoom, telepon saja?” tuturnya.

Rio menilai, sikap itu muncul bukan karena kebutuhan profesional, melainkan keinginan untuk menunjukkan penghormatan berlebihan.

“Ternyata mereka segan, maksud mereka menghormati. Tapi, ayolah, kita butuh percepatan. Saya tidak suka tradisi yang masih terkesan feodal seperti ini,” imbuh Rio.

Pria yang dikenal sebagai “Bupati Milenial” tersebut menegaskan, pola pikir feodal masih berakar kuat di pemerintahan daerah.

“Saya yakin, masih banyak pemimpin daerah yang merasakan hal serupa. Bahkan, saya pikir semuanya masih seperti itu,” kata Rio.

Baca Juga: China Buka Suara soal Polemik Utang Kereta Cepat Jakarta-Bandung, Sebut Dampak Positif Buat Ekonomi hingga Kesepakatan Restrukturisasi

Menilik ke belakang, fenomena ini sebetulnya tak hanya muncul di birokrasi. Publik di media sosial juga pernah dihebohkan dengan berbagai praktik feodalisme juga tercermin dalam sejumlah perilaku publik figur. Berikut ini di antaranya:

Jejak Feodalisme Olokan Gus Miftah

Halaman:

Tags

Terkini