KALIMANTANSATU.COM - Kekosongan bahan bakar minyak (BBM) di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) swasta selama beberapa bulan terakhir masih menjadi perbincangan.
SPBU swasta pun mengeluhkan kosongnya stok dan setiap harinya harus memberikan pengumuman bahwa BBM tak tersedia kepada masyarakat.
Salah satunya Shell Indonesia yang masih memajang pemberitahuan bahwa hanya memiliki stok untuk produknya Shell V-Power Diesel.
“Shell Indonesia menginformasikan bahwa produk bensin Shell tidak tersedia di beberapa jaringan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Shell hingga waktu yang belum dapat dipastikan,” tulis Shell Indonesia, dikutip dari laman resminya pada Kamis, 25 September 2025.
Kekosongan stok ini membuat pengamat kemudian menyoroti adanya perubahan pola perilaku masyarakat yang beralih dari SPBU milik Pertamina ke swasta.
Isu BBM Pertamina Oplosan Pengaruhi Perilaku Masyarakat
Kasus ‘BBM oplosan’ yang menjerat Pertamina di awal tahun 2025 ini menjadi penyebab terbesar masyarakat banyak yang melakukan migrasi ke SPBU swasta.
Pengamat menyebut bahwa masyarakat menerima isu tersebut secara langsung, padahal beberapa campuran memang dilakukan dalam pengolahan untuk bisa digunakan sebagai BBM sehari-hari.
“Memang fenomenanya setelah kejadian istilah oplosan itu dan kemudian masyarakat menelan mentah-mentah istilah oplosan yang sebenarnya adalah kayak salah kaprah, sebenarnya blending secara kimiawi itu ada dan legal,” kata Ketua Forum Konsumen Indonesia (FKBI) Tulus Abadi dalam diskusi Indonesia Business Forum pada Rabu, 24 September 2025.
“Setelah kasus itu kemudian sebagian melakukan migrasi ke swasta dan sampai sekarang,” imbuhnya.
Perubahan pola konsumen tersebut yang membuat lonjakan permintaan di SPBU swasta.
“Istilah oplosan seolah menjadi negatif, padahal blending yang secara aturan dimungkinkan dan boleh,” tambahnya.
Pengendalian BBM Bersubsidi
Artikel Terkait
Ketergantungan Bukit Asam (PTBA) Terhadap Batu Bara di Tengah Tren Energi Hijau, Apakah Klaim Berhasil Tekan Emisi Karbon Hanya Manis di Bibir Saja ?
Jaringan Sindikat Pembobolan Rekening Dormant BNI Rp204 Miliar Terbongkar ! 9 Tersangka Ditangkap, Bagaimana Modusnya ?
RUPTL 2025–2034 Hijau PLN : Rencana Ambisius yang Masih Terganjal Batu Bara, Akankah Hanya Menjadi Angka di Atas Kertas ?
Kabar Saham Hari Ini : Setelah Ekspor Perdana ke Amerika Serikat, Zyrexindo Mandiri Buana (ZYRX) Dapat Fasilitas KITE dari Ditjen Bea Cukai Kemenkeu
Muncul KLB Keracunan MBG, BGN Bentuk Tim Investigasi, Tutup Dapur SPPG Bermasalah Hingga Perketat Verifikasi Selanjutnya
Pengamat Nilai Hasil Kebijakan Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa Belum Terlihat, Soroti Tarif Cukai Rokok Berpengaruh pada Lapangan Kerja
PT Krida Jaringan Nusantara Tbk (KJEN) Beri Penjelasan Terkait Penyebab Kenaikan Liabilitas Jangka Panjang Hingga Penurunan Laba Bersih dan Penjualan
Menguak Misteri Dalang Demo Agustus 2025: Kini Polisi Ungkap Dugaan Pendana Gelap hingga Spekulasi Adanya Aktor Asing
Dari Burger hingga Spageti ! Ahli Gizi Pertanyakan Arah Menu Makanan di Program Makan Bergizi Gratis. Jalan Terjal MBG di Persimpangan ?
Promedia Teknologi Gelar CoreLab 2025 di Kampus Unesa Surabaya, Pelatihan Bikin Konten Kreatif Bareng Mahasiswa Gen Z