“Kalau mau logis, seharusnya Jakarta–Surabaya. Itu baru masuk akal secara ekonomi,” katanya.
Ia menyebut, target penumpang 40 ribu per hari tidak pernah tercapai.
Hingga kini, jumlah pengguna hanya sekitar 16 ribu orang.
Untuk menarik penumpang, operator bahkan menurunkan tarif dari Rp400 ribu menjadi Rp250 ribu per perjalanan.
“Sekarang tiket turun, penumpang tetap sedikit. Artinya, pasar belum siap. Rugi operasionalnya bisa Rp10 miliar per hari,” katanya.
Efek Domino
Kerugian KCIC tidak hanya membebani proyek itu sendiri, tetapi juga menyeret perusahaan negara lain. “KAI yang tadinya sehat jadi ikut nombok. WIKA pun terpukul karena banyak pekerjaan belum dibayar,” ujar Harris.
Ia menjelaskan, beban proyek ini akhirnya mengganggu arus kas sejumlah BUMN dan menimbulkan tekanan pada neraca fiskal pemerintah.
Bahkan, pembahasan mengenai restrukturisasi utang ke Tiongkok masih menggantung di meja Kementerian Keuangan.
“Kalau tidak ada keputusan jelas, bunga terus jalan, utang makin besar. Ini harus segera diputuskan: apakah restrukturisasi, subsidi, atau skema baru,” ujarnya menegaskan.
(*)
Artikel Terkait
Ketika Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa Ogah Danai Family Office, Proyek Magnet Investasi ala Luhut Binsar Pandjaitan Sejak era Jokowi
Kuota Magang Nasional Ditambah 80 Ribu untuk Sarjana Baru Lulus Mulai November 2025 ! Bagaimana Skema Gajinya ? Pemerintah Siapkan Anggaran Rp1,4 T
CEO Danantara Rosan Roeslani Optimis Target Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen Tercapai, Indonesia Butuh Investasi Rp13.032 Triliun
Dukung AAUI Bali Rendezvous 2025, Indonesia Financial Group (IFG) Dorong Kolaborasi dan Transformasi Industri Asuransi
Salurkan Bantuan Pendidikan bagi Anak Prajurit TNI AD, IFG Gandeng Anggota Holding. Rizal Ariansyah: Wujud Nyata Komitmen Pembangunan SDM
Kemenkes Apresiasi MBG dan Bakal Monitoring Efektivitas, Dinilai Bantu Turunkan Angka Stunting hingga Mengatasi Masalah Kesehatan Nasional
Presiden Prabowo Subianto Gulirkan Magang Digaji Pemerintah, 1.666 Perusahaan Telah Buka 26 Ribu Lowongan
Skandal Solar Pertamina Potret Rapuhnya Batas Regulasi dan Kepentingan Bisnis ! Negara Tekor, Korporasi Kenyang
Skandal Penjualan Solar Non-subsidi di Bawah Harga Jual Terendah ke Perusahaan Swasta Terungkap, Pertamina Patra Niaga Diduga Beri ke 73 Perusahaan
Melalui CFO Forum AAUI 2025, IFG dan Bahana TCW Dorong Tata Kelola Investasi Asuransi Berbasis Risiko