Ia juga menekankan pentingnya melihat Indonesia sebagai mitra strategis di Asia Tenggara, mengingat skala ekonomi nasional yang besar.
Meski demikian, Indonesia tetap berkomitmen menjaga iklim investasi melalui kepastian regulasi, penegakan hukum, serta tata kelola pemerintahan yang baik.
Menurutnya, faktor-faktor tersebut menjadi kunci dalam menarik minat investasi asing.
"Bagi pemimpin bisnis, kepastian adalah hal paling utama. Tidak ada yang mau investasi di situasi atau atmosfer yang dipenuhi ketidakpastian, ketidakstabilan, atau bahkan kekacauan," pungkas dia.
(*)
Artikel Terkait
Bakal Ekspansi Global, Ekonom Ingatkan Bank Syariah Indonesia (BSI) Perlu Jaga Margin dan Sejumlah Hal Ini
Rencana Merger Perusahaan Asuransi BUMN, Apakah Menjadi Langkah Strategis Perkuat Industri Keuangan Nasional ?
Anggap Tanpa Subsidi, PLN Berpotensi Rugi ! Pengamat Ekonomi Tegaskan Perlu Reformasi Fundamental
IFG Gandeng Financial Services Development Council Hong Kong Perkuat Tata Kelola Investasi Lewat Sosialisasi Asset Liability Management
Analis Pasar Modal Anggap BEI Di Tengah Tekanan Global dan Kelemahan Domestik, Mengapa ?
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa Setuju Tambah TKD Rp10,65 T ke 3 Provinsi Ini, Apa Tujuannya ?
Cara Daftar Tukar Uang Baru di BI untuk Lebaran Mudah Banget, Manfaatkan Layanan Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idulfitri 2026 (SERAMBI 2026)
IRA Internet Rakyat Diluncurkan Hari Ini, Bos Solusi Sinergi Digital (WIFI) dan Telemedia Komunikasi Pratama Ulas Keunggulan Layanan 5G FWA 1,4 GHz
Tingkatkan Hunian Sehat dan Nyaman, Kolaborasi Promedia Group dan Alduro Ganti Atap Rumah Wartawan Gratis Untuk yang Masih Pakai Asbes dan Seng
Eratkan Kerja Sama dengan Amerika Serikat, Presiden Prabowo Subianto Tegaskan Indonesia Butuh Mitra untuk Industrialisasi