“Artinya secara makro tidak ada perubahan drastis yang menjelaskan pelemahan rupiah sedalam ini. Analogi sederhananya, rumahnya masih berdiri dengan struktur yang kuat, tetapi harga pasarnya sedang turun karena sentimen global dan kondisi lingkungan sedang bergejolak,” kata David.
Ia juga menyoroti kebijakan pemerintah terkait Devisa Hasil Ekspor (DHE) yang dinilai dapat membantu memperkuat stabilitas nilai tukar.
Dengan mewajibkan sebagian hasil ekspor sumber daya alam disimpan lebih lama di dalam negeri, likuiditas dolar di sistem keuangan domestik berpotensi meningkat signifikan.
“Logikanya sederhana. Kalau selama ini devisa ekspor cepat keluar lagi ke luar negeri, pasar valas domestik menjadi tipis. Kebijakan DHE ini seperti membangun bendungan valas agar aliran dolar lebih lama berada di dalam negeri,” ujarnya.
Ke depan, David menilai stabilitas rupiah sangat bergantung pada konsistensi kebijakan ekonomi.
Ia menekankan pentingnya menjaga kredibilitas koordinasi kebijakan makro antara pemerintah dan bank sentral, memperdalam pasar valuta asing domestik, menjaga disiplin fiskal, serta memperkuat arus devisa dari ekspor dan investasi.
“Dalam situasi global yang sangat volatil seperti sekarang, stabilitas rupiah pada akhirnya bukan hanya soal supply dan demand dolar, tetapi juga soal kepercayaan pasar terhadap konsistensi kebijakan ekonomi kita,” pungkas David.
(*)
Artikel Terkait
Mentan Amran Sulaiman Pastikan Stok Beras Indonesia Cukup hingga 324 Hari ke Depan, Aman dan Terkendali di Tengah Kondisi Geopolitik Global
Bareng BP BUMN, IFG Perkuat Tata Kelola TJSL melalui Three Lines Model
Simbol Cinta Atas Pengabdian untuk Negara, Kasad Maruli Simanjuntak Serahkan Bantuan Rumah ke Keluarga Prajurit Gugur
Adaro dan Alamtri Berbagi Kebahagiaan Bersama 1.000 Anak Yatim dalam Iftar Bulan Ramadan 2026, Boy Thohir: Menjemput Keberkahan
Kerap Pasang Badan di Tengah Kritik ! Seskab Teddy Dianggap Figur yang Mampu Menjaga dan Menjelaskan Visi Presiden Prabowo Subianto kepada Publik
Sebarkan Berkah Ramadan 1447 H, Ponpes Ora Aji Asuhan Gus Miftah Gelar Buka Bersama untuk 2.000 Anak Yatim Lintas Iman hingga Bagi-bagi Hampers
Gus Miftah Bagikan Buku Kebinekaan ke 200 Tokoh Lintas Agama di Gereja Sleman, Ajak Lawan Intoleransi
Sinyal Merah di Tambang Emas Tumpang Pitu Banyuwangi: KPK Endus Dugaan Rasuah, Kajian Kelompok Pegiat Anti Korupsi Terbukti Akurat
Kasad Maruli Simanjuntak Launching 11 Jembatan Gantung di Aceh, Buka Akses Wilayah Terisolasi Pascabencana Banjir dan Tanah Longsor
Perang Memanas di Dunia, Presiden Prabowo Subianto Anggap Indonesia Sangat Beruntung Punya SDA: Sawit hingga Jagung Bisa Jadi Sumber Energi Nasional