“Penguatan industri atsiri membutuhkan kolaborasi pemerintah, pelaku industri, petani, lembaga riset, perguruan tinggi, dan mitra pasar untuk membangun ekosistem yang kuat dari hulu hingga hilir. Dengan demikian, potensi bahan baku dapat terhubung dengan kebutuhan industri dan pasar global, sekaligus memastikan petani dan penyuling memperoleh manfaat dari meningkatnya permintaan serta industri hilir mendapatkan bahan baku yang berkualitas dan berkelanjutan,” tutur Putu.
Peluang Diversifikasi Produk Turunan
Selain mengandalkan komoditas minyak nilam, diversifikasi turunan minyak atsiri dapat difokuskan untuk menghasilkan ragam produk komersial bernilai tinggi:
- Kesehatan & Perawatan: Minyak medis (medicated oil), antiseptik, disinfektan, serta produk aromaterapi.
- Kecantikan & Wewangian: Parfum, fragrance, kosmetik, dan produk perawatan diri (personal care).
Manfaat Strategis Penguatan Hilirisasi
Kemenperin mencatat sejumlah dampak positif dari optimalisasi industri hilir minyak atsiri nasional:
- Nilai Tambah & Diversifikasi: Meningkatkan margin ekonomi komoditas lokal dan memperkaya variasi produk manufaktur.
- Investasi & Daya Saing: Membuka peluang masuknya investasi baru serta memperkuat posisi produk Indonesia di pasar internasional.
“Indonesia memiliki modal yang kuat untuk mengembangkan industri minyak atsiri. Dengan bahan baku, pelaku usaha, teknologi, dan pasar yang semakin berkembang, kita perlu memastikan bahwa peluang ini diterjemahkan menjadi industri hilir yang menghasilkan nilai tambah lebih besar di dalam negeri,” pungkas Putu.
(Prabu Warah)
Artikel Terkait
Kebijakan Harga Gas Bumi Tertentu Belum Optimal Karena AGIT, Begini Rekomendasi Kemenperin Supaya Tak Berdampak ke Operasional Industri dan PHK
Kinerja Manufaktur Nasional Masih Resiliensi, IKI Juni 2026 Cerminkan Fase Ekspansi ! Kemenperin Ungkap Tantangan yang Dihadapi Pelaku Industri
Ekspor Manufaktur Indonesia Masih Menunjukkan Perkembangan Positif di Tengah Tantangan Global, Namun Kemenperin Ingatkan Sejumlah Tantangan
Sukses Pasok Baterai Molinas Alva, Dua IKM Binaan Kemenperin Masuk Ekosistem Motor Listrik ! Strategi Perluas Lokalisasi Komponen Kendaraan Listrik
Menilik Kinerja Industri Tekstil 2026: Ekspor Capai USD 4,85 Miliar dan Serap 3,8 Juta Tenaga Kerja ! Kemenperin Target Menang Kompetisi Global
Garap Potensi Panas Bumi 23,2 GW untuk Target Nomor Satu Dunia, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia Siapkan Insentif dan Revisi Aturan
Informasi Dividen Interim Saham BBCA 2026: Ini Rincian Nominal, Jadwal Lengkap dan Syarat Pencairan
GMF Tuntas Modernisasi Pesawat Hercules C-130H A-1319 Milik TNI AU, Menhan Sjafrie Sjamsoeddin Anggap Perkuat Kemandirian Pertahanan Nasional
Menkeu Purbaya dan Komisi XI DPR RI Tinjau Gempa NTT: Komitmen Pemulihan Pascabencana Hingga Jamin Bantuan Tepat Sasaran dan Berkelanjutan
Kemendag Sosialisasi Aturan Ekspor Terbaru: Pahami Rincian Ketentuan Beras, Pisang dan Nanas ! Begini Tata Caranya