ekonomi-bisnis

Kado HUT ke-81 RI: Pecah Rekor! Indonesia Ekspor 200.000 Ton Beras Premium ke Malaysia Senilai Rp3,39 Triliun

Minggu, 16 Agustus 2026 | 17:03 WIB
ILUSTRASI - Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengecek cadang beras nasional.Kado HUT ke-81 RI: Pecah Rekor! Indonesia Ekspor 200.000 Ton Beras Premium ke Malaysia Senilai Rp3,39 Triliun (Dok. Kementerian Pertanian)

Tak Ganggu Kebutuhan Beras Dalam Negeri

Amran menjamin kebijakan pengiriman beras ke Malaysia tidak akan mengurangi jatah pemenuhan pangan masyarakat di tanah air.

Prioritas utama pemerintah dipastikan tetap tertuju pada ketersediaan stok serta stabilitas harga beras di pasar domestik.

Ia menambahkan, pihak Kementerian Pertanian Malaysia menyambut hangat kolaborasi ini dan membuka peluang untuk memperbesar kuota impor dari Indonesia demi mencukupi kebutuhan pangan mereka.

Sebagai gambaran, wilayah Sarawak memerlukan pasokan beras sekitar 200.000 ton per tahun, sementara total kebutuhan nasional Malaysia mencapai 1,5 juta hingga 1,7 juta ton setiap tahunnya.

“Dan ini sejarah baru antara Indonesia dengan Malaysia untuk perberasan. Moga-moga ke depan ini semua lancar, karena sesuai pembicaraan kami dengan Menteri Pertanian Malaysia baru saja, bahwasannya jumlahnya (ekspor) ditingkatkan. Yang lebih besar karena kebutuhannya 1,5 juta ton sampai 1,7 juta ton per tahun,” imbuh Menteri Pertanian ini.

Amran menyebut keberhasilan ekspor ini sebagai bukti menguatnya kapasitas produksi pangan Indonesia, sekaligus wujud peran aktif negara dalam menjaga ketahanan pangan regional.

Baca Juga: Stabilitas Keamanan Nasional Mantap Jelang HUT ke-81 RI, Bakom RI Minta Masyarakat Bijak Bermedsos, Qodari: Waspadai Disinformasi di Ruang Digital

Ia juga memberikan apresiasi penuh kepada seluruh pemangku kepentingan yang terlibat dalam pencapaian swasembada ini.

“Sebelumnya kami ucapkan terima kasih kepada seluruh petani Indonesia, seluruh masyarakat yang membantu, TNI, Polri, Gubernur, Bupati, seluruh menteri terkait, Pak Menko Pangan, BUMN, ucapan terima kasih tak terhingga. Ini bukan kerja saya, kerja kita bersama sebagai anak bangsa,” ucap Amran.

Jalur Entikong Jadi Pintu Masuk Pengiriman Perdana

General Manager Padi dan Beras Borneo Sdn Bhd, Jumaat bin Ibrahim, mengutarakan dalam prosesi penandatanganan nota kesepahaman (MoU) bahwa kerja sama ini mempererat ikatan historis kedua negara.

Pengiriman awal sebanyak 1.000 ton beras akan difokuskan sebagai sarana promosi di wilayah Malaysia.

"Dan ini kita akan usahakan dengan cara promosi. (Sebanyak) 1 ribu ton yang pertama itu sebagai langkah promosi kita untuk mempromosikan beras-beras Indonesia ke Sarawak dan Malaysia," katanya.

Jumaat menambahkan bahwa pengiriman perdana beras Indonesia menuju Sarawak akan melewati jalur perbatasan darat Entikong, Kalimantan Barat, sebagai titik masuk utama.

Halaman:

Tags

Terkini