Apa itu Support dan Resistance Saham ? Trader dan Investor Harus Tahu Bagaimana Contoh Penerapannya dengan Melihat Grafik Perdagangan

photo author
Prabu Warah, Kalimantan Satu
- Kamis, 27 November 2025 | 07:57 WIB
Apa itu Support dan Resistance Saham ? Trader dan Investor Harus Tahu Bagaimana Contoh Penerapannya dengan Melihat Grafik Perdagangan (Kalimantansatu.com/Dok. Stockbit)
Apa itu Support dan Resistance Saham ? Trader dan Investor Harus Tahu Bagaimana Contoh Penerapannya dengan Melihat Grafik Perdagangan (Kalimantansatu.com/Dok. Stockbit)

Mengutip dari website Stockbit Sekuritas, agar lebih paham, ilustrasi support dan resistance saham sebagai berikut :

Penjual menjual pakaian dengan harga Rp100.000, karena masih belum banyak diketahui orang.

Namun, ketika banyak yang menyukai model tersebut, harga pakaian naik menjadi Rp150.000 dan tetap diterima pasar hingga pasar jenuh dan harga kembali ke Rp100.000.

Harga Rp100.000 menjadi harga support yaitu harga terendah terbaik yang tidak akan turun lagi.

Rentang harga Rp100.000-Rp150.000 disebut rentang harga support.

Analogi untuk resistance adalah harga cabe di musim paceklik.

Penjual cabe akan menjual dengan harga misal Rp250.000 sebagai harga di atas rata-rata di mana biasanya hanya dijual dengan harga Rp100.000.

Penjual cabe masih berharap harga bisa naik lagi, namun jika tidak, harga Rp.250.000 menjadi harga tertinggi terbaik atau kita kenal dengan istilah resistance.

Rentang harga Rp100.000-Rp.250.000 disebut rentang harga resistance.

Baca Juga: Kini Peringkat Tiga Ekonomi Syariah Global, Menko Airlangga Hartarto Optimis Indonesia Bisa Menjadi Nomor Satu ! Apa Alasannya ?

Bagaimana penerapan support dan resistance saham ?

Support dan resistance kerap digunakan oleh trader sebagai alat bantu untuk menganalisa pergerakan harga saham.

Dalam grafik (chart), support ditandai dengan garis lurus horizontal.

Trader bisa menentukan batas bawah harga dengan garis tersebut, di mana harga saham tidak akan turun lagi dan justru membelinya dengan perhitungan bahwa setelah ini harga akan kembali naik.

Masing-masing trader memiliki garis supportnya sendiri sesuai dengan pengetahuan dan keyakinan mereka.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Prabu Warah

Sumber: Stockbit

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X