Mengutip dari website Stockbit Sekuritas, agar lebih paham, ilustrasi support dan resistance saham sebagai berikut :
Penjual menjual pakaian dengan harga Rp100.000, karena masih belum banyak diketahui orang.
Namun, ketika banyak yang menyukai model tersebut, harga pakaian naik menjadi Rp150.000 dan tetap diterima pasar hingga pasar jenuh dan harga kembali ke Rp100.000.
Harga Rp100.000 menjadi harga support yaitu harga terendah terbaik yang tidak akan turun lagi.
Rentang harga Rp100.000-Rp150.000 disebut rentang harga support.
Analogi untuk resistance adalah harga cabe di musim paceklik.
Penjual cabe akan menjual dengan harga misal Rp250.000 sebagai harga di atas rata-rata di mana biasanya hanya dijual dengan harga Rp100.000.
Penjual cabe masih berharap harga bisa naik lagi, namun jika tidak, harga Rp.250.000 menjadi harga tertinggi terbaik atau kita kenal dengan istilah resistance.
Rentang harga Rp100.000-Rp.250.000 disebut rentang harga resistance.
Bagaimana penerapan support dan resistance saham ?
Support dan resistance kerap digunakan oleh trader sebagai alat bantu untuk menganalisa pergerakan harga saham.
Dalam grafik (chart), support ditandai dengan garis lurus horizontal.
Trader bisa menentukan batas bawah harga dengan garis tersebut, di mana harga saham tidak akan turun lagi dan justru membelinya dengan perhitungan bahwa setelah ini harga akan kembali naik.
Masing-masing trader memiliki garis supportnya sendiri sesuai dengan pengetahuan dan keyakinan mereka.
Artikel Terkait
Daftar Istilah Saham Bagi Pemula yang Harus Diketahui Sebelum Terjun Sebagai Investor. Jangan Sampai Bingung
5 Tips Investasi Saham agar Cuan Maksimal dengan Modal Kecil
Sudah Paham Pengertian Reksa Dana dan Saham Gaes ? Ketahui Mana yang Paling Tepat untuk Investor Pemula
Apa itu Perusahaan Tercatat di Bursa Saham ? Pahami Sob, Ada 12 Sektor Industri Utama Dalam Daftar IDX Industrial Classification atau IDX-IC BEI
Ketahui 4 Papan Pencatatan Bursa Saham BEI Sebelum Investasi ! Apa itu Papan Utama, Papan Ekonomi Baru, Papan Pengembangan dan Papan Akselerasi ?
Terbaru ! Daftar 12 Sektor Industri Utama Saham BEI Sesuai IDX Industrial Classification (IDX-IC)
Tips Langkah Awal Investasi Saham di 2025: Fokus pada Konsistensi, Bukan Modal yang Besar
Ketahui 4 Papan Pencatatan Saham IDX Terbaru ! Informasi Penting untuk Investor dan Masyarakat Umum yang Ingin Terjun ke Pasar Modal Indonesia
Mengenal Apa itu Saham Syariah IDX ! Masuk Dalam Daftar Efek Syariah (DES) yang Diterbitkan OJK, Berikut Ini Jenis dan Kriteria Saham Syariah BEI
Selain Saham dan Sukuk di Pasar Modal, Ini 4 Instrumen Investasi Syariah yang Bisa Menjadi Alternatif untuk Umat Islam
Mengenal 5 Indeks Saham Syariah IDX atau BEI ! Apa itu ? Ada ISSI, JII, JII70, IDX-MES BUMN 17 dan IDXSHAGROW
Panduan Tata Cara Pendaftaran Saham di KSEI Terbaru ! Cek Tahapan, Dokumen Persyaratan yang Perlu Dipersiapkan dan Berapa Biayanya
Jangan Panik Ketika Harga Saham Turun Sob ! Fluktuasi itu Biasa, Ketahui 5 Pilar Ketenangan dalam Investasi Saham bagi Pemula
Cara Tetap Tenang Ketika IHSG Bergejolak ! Logika vs Emosi, Ketahui 4 Bias Psikologis di Dunia Investasi Saham yang Umum Terjadi