KALIMANTANSATU.COM - PT Bangun Karya Perkasa Jaya Tbk (KRYA) memperkuat fokus strategisnya pada sektor kendaraan listrik (EV) melalui penandatanganan kontrak komersial baru oleh anak perusahaannya, ECGO, dengan EVMoto untuk pengadaan 10.000 sepeda motor listrik.
Sesuai kesepakatan ini, pengiriman sepeda motor listrik dijadwalkan mulai pada Maret 2026.
Nilai kontrak ditetapkan sebesar Rp24 juta per unit, sehingga total nilai kontrak mencapai Rp240 miliar.
Transaksi ini merupakan bagian dari inisiatif strategis PT Bangun Karya Perkasa Jaya Tbk untuk memperluas portofolio bisnisnya ke sektor kendaraan listrik dan membangun kehadiran jangka panjang dalam ekosistem mobilitas berkelanjutan.
ECGO berperan sebagai lengan operasional yang mendukung pelaksanaan strategi EV Perusahaan.
Selain itu, PT Bangun Perkasa Jaya Tbk akan menjadi mitra rantai pasok utama bagi ECGO, mengambil peran strategis dan besar dalam membangun ekosistem rantai pasok yang lengkap dan kompetitif.
Kemitraan ini memastikan ECGO memiliki fondasi operasional yang kuat untuk mengelola pengadaan, logistik, dan produksi secara efisien, serta memperkuat posisinya di pasar EV.
Presiden Direktur KRYA, William Teng mengungkapkan, kontrak ini merupakan langkah konkret dalam pelaksanaan strategi pertumbuhan kendaraan listrik PT Bangun Karya PerkasabJaya Tbk.
"Melalui ECGO sebagai anak perusahaan kami, dan dengan peran aktif KRYA dalam rantai pasok, kami membangun fondasi operasional yang kokoh untuk mendukung pertumbuhan berkelanjutan dan menciptakan nilai jangka panjang bagi para pemegang saham," ungkap William dalam keterangannya, Kamis (18/12/2025).
Lanjut dia, Perseroan percaya bahwa kolaborasi ini akan menjadi platform awal untuk pengembangan bisnis EV yang lebih luas, termasuk potensi kemitraan strategis di masa depan, sejalan dengan transformasi bisnis PT Bangun Karya Perkasa Jaya, Tbk yang sedang berlangsung.
"Pelaksanaan kontrak ini akan dilakukan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku, sambil tetap menjunjung prinsip tata kelola perusahaan yang baik, transparansi, dan akuntabilitas," tegasnya.
Ke depan, PT Bangun Karya Perkasa Jaya Tbk tetap berkomitmen untuk memperkuat strategi EV-nya, mengoptimalkan sinergi grup, dan meningkatkan kapabilitas bisnis untuk menghadirkan pertumbuhan berkelanjutan serta nilai jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan.
Artikel Terkait
Pengajuan Tender Wajib KRYA Selesai, Manajemen Bangun Karya Perkasa Jaya Pastikan Tidak Ada Saham yang Dilepas oleh Pemegang Saham Publik
Bank Mandiri Bakal Bagi Dividen Interim 2025 Bagi Pemegang Saham BMRI, Berapa Per Lembar ?
Ada Temuan ! Rekomendasi BPK : Minta Direksi Pertamina Patra Niaga Pertanggungjawabkan Kebijakan Harga Solar yang Rugikan Negara Rp6,97 T
Hasil Audit BPK Bikin Geleng-geleng Kepala, Tagihan PLN Rp719,9 Miliar dari Proyek Smelter ANTAM Macet
Hasil RDG, Bank Indonesia Pertahankan BI Rate 4,75% ! Berapa Suku Bunga Deposit Facility dan Lending Facility ?
Danantara Indonesia dan BP BUMN Gelar Operasi Kemanusiaan Terpadu, Siapkan Relawan hingga Huntara Pascabencana Sumatera
OJK Cabut Izin Usaha Koperasi Lembaga Keuangan Mikro Agribisnis Tani Makmur Merapi, Dusun Krajan, Desa Krinjing, Kecamatan Dukun, Kabupaten Magelang
Kredit Perbankan Tumbuh 7,74% November 2025 ! Bank Indonesia Beberkan Penyebab dan Bicara Soal Ketahanan Bank di Indonesia
Selenggarakan Upacara Hari Bela Negara 2025, IFG Teguhkan Semangat Transformasi dan Pelayanan
KUB Bank Banten dan Bank Jatim Efektif Berlaku 15 Desember, Manajemen BEKS Sebut Komitmen Dukungan Nyata
Konsumsi Rumah Tangga dan Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Membaik, Segini Angka Proyeksi Bank Indonesia Tahun 2025 dan 2026