KALIMANTANSATU.COM - PT Bank OCBC NISP Tbk (OCBC Indonesia) melakukan penandatanganan Sale and Purchase Agreement (SPA) dengan Commonwealth Bank of Australia (CBA) pada 16 November 2023.
Ini dilakukan untuk membeli 99,00 persen saham di PT Bank Commonwealth (PTBC) dari CBA (Rencana Akuisisi).
OCBC Indonesia bermaksud untuk mengakuisisi sisa 1,00 persen saham PTBC dari pemegang saham lainnya.
Rencana akuisisi ini akan memerlukan persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) dan pemenuhan kondisi lainnya.
Setelah akuisisi selesai, PTBC akan diintegrasikan ke dalam OCBC Indonesia.
OCBC Indonesia telah berdiri lebih dari 82 tahun dan saat ini merupakan bank swasta terbesar ke-4 di Indonesia berdasarkan aset Bank per 31 Agustus 2023.
Bank secara konsisten menghasilkan pertumbuhan yang solid di tengah persaingan yang semakin kompetitif.
Total aset konsolidasi sebesar Rp247,0 triliun, naik 12 persen dari tahun sebelumnya pada periode yang sama.
Rasio kecukupan modal atau CAR Bank senantiasa kuat di angka 23,2 persen, jauh di atas ketentuan minimum.
Pertumbuhan ini menunjukkan bahwa perusahaan memiliki pertumbuhan yang baik dan terus berkembang dari waktu ke waktu.
Hingga 30 September 2023, OCBC Indonesia mencatatkan pertumbuhan kredit sebesar 10 persen menjadi Rp144,7 triliun dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
OCBC Indonesia memiliki sumber daya finansial yang memadai, melalui internal kas Bank, untuk mendanai rencana akuisisi.
Rencana akuisisi ini akan meningkatkan skala bisnis OCBC Indonesia.