Bos BSI Area Sulsel Diduga Lakukan Pelecehan Seksual Verbal terhadap Bawahannya, Korban Mengaku Depresi

photo author
Mas Abo Real, Kalimantan Satu
- Rabu, 1 Juli 2026 | 11:23 WIB
Dugaan pelecehan seksual verbal di lingkungan kerja kembali mencuat. Seorang karyawati Bank Syariah Indonesia (BSI) Area Sulawesi Selatan mengaku mengalami perlakuan tidak pantas dari atasannya hingga berdampak pada kondisi psikologisnya. (Kalimantansatu.com)
Dugaan pelecehan seksual verbal di lingkungan kerja kembali mencuat. Seorang karyawati Bank Syariah Indonesia (BSI) Area Sulawesi Selatan mengaku mengalami perlakuan tidak pantas dari atasannya hingga berdampak pada kondisi psikologisnya. (Kalimantansatu.com)

KALIMANTANSATU.COM – Dugaan pelecehan seksual verbal di lingkungan kerja kembali mencuat. Seorang karyawati Bank Syariah Indonesia (BSI) Area Sulawesi Selatan mengaku mengalami perlakuan tidak pantas dari atasannya hingga berdampak pada kondisi psikologisnya.

Informasi ini diberitakan Konteks.co.id, anggota jaringan Promedia Group, berdasarkan pengakuan korban yang identitasnya disamarkan demi melindungi privasinya.

Menurut pengakuan korban, peristiwa bermula ketika atasannya menanyakan alasan dirinya mengajukan cuti kerja.

Korban kemudian menjelaskan bahwa cuti tersebut digunakan untuk menjalani program kehamilan sesuai anjuran dokter.

Namun, respons yang diterima korban diduga mengandung unsur pelecehan seksual secara verbal.

Baca Juga: Tingkat Kepuasan Publik Tinggi era Prabowo Subianto, Kepala Bakom RI Qodari : Pemerintah Tidak Berpuas Diri

Ucapan tersebut disebut disampaikan di hadapan sejumlah rekan kerja, sehingga membuat korban merasa dipermalukan.

Akibat kejadian itu, korban mengaku mengalami tekanan psikologis yang cukup berat.

Ia menyebut rasa malu dan stres yang dialaminya bahkan mengganggu program kehamilan yang sedang dijalani.

"Saya merasa dilecehkan, tertekan, dan malu. Ucapan itu terus terngiang di kepala saya," ujar korban sebagaimana dikutip dari Konteks.co.id, Rabu 1 Juli 2026.

Korban berharap manajemen BSI melakukan pemeriksaan secara objektif dan transparan untuk memastikan kebenaran laporan tersebut.

Baca Juga: Mantan Menkeu Fuad Bawazier Prediksi Program MBG Semakin Sempurna di Tahun Ketiga : 'Program Besar dan Baru kok Mau Langsung Perfect'

Ia juga meminta adanya tindakan tegas apabila dalam proses pemeriksaan ditemukan pelanggaran terhadap etika maupun aturan perusahaan.

Terduga Belum Memberikan Klarifikasi

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Mas Abo Real

Sumber: Konteks.co.id

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X