Gak Transaksi Loh ! Nasabah BCA Tasikmalaya Hilang Dana Rp160 Juta, Pihak Bank Central Asia Justru Soroti Dugaan Akses Mobile Banking dari Pihak Luar

photo author
Prabu Warah, Kalimantan Satu
- Jumat, 29 Mei 2026 | 10:33 WIB
Gak Transaksi Loh ! Nasabah BCA Tasikmalaya Hilang Dana Rp160 Juta, Pihak Bank Central Asia Justru Soroti Dugaan Akses Mobile Banking dari Pihak Luar (Kalimantansatu.com)
Gak Transaksi Loh ! Nasabah BCA Tasikmalaya Hilang Dana Rp160 Juta, Pihak Bank Central Asia Justru Soroti Dugaan Akses Mobile Banking dari Pihak Luar (Kalimantansatu.com)

KALIMANTANSATU.COM - Sebagian publik di Tanah Air tengah ramai menyoroti kasus dugaan peretasan rekening mobile banking senilai Rp160 juta milik nasabah Bank Central Asia (BCA) di Kota Tasikmalaya, Endang Abdul Komarudin.

Dikutip dari media Koropak.com (Mitra Publisher Promedia Group), sebelumnya Endang sempat melaporkan kasus tersebut ke Polres Tasikmalaya Kota melalui Surat Tanda Bukti Pengaduan (STP/219/IV/2026/SAT RESKRIM).

Nasabah BCA itu mengaku menjadi korban penipuan bermodus telepon dan video call yang mengatasnamakan petugas kecamatan serta Dukcapil Kota Tasikmalaya.

Terkait modusnya, pelaku diduga mengarahkan dirinya melakukan verifikasi melalui aplikasi BCA Mobile, termasuk memasukkan PIN dan sejumlah data rekening.

Terkini, pihak korban kasus dugaan peretasan rekening milik nasabah BCA di Tasikmalaya itu telah menggelar audiensi bersama Komisi II DPRD Kota Tasikmalaya, pada Kamis, 21 Mei 2026.

Audiensi tersebut turut melibatkan pihak Bank BCA, serta organisasi masyarakat Gibas Resort Kota Tasikmalaya.

Baca Juga: Alfredo Dhilan Pengusaha Agrokreatif Kota Batu terpilih sebagai Young Ambassador Agriculture 2026 Kementerian Pertanian

Saldo Rekening BCA Rp160 Juta Raib

Dalam kesempatan itu, Ketua Gibas Resort Kota Tasikmalaya, Agus Ridwan menuturkan korban mengaku kehilangan dana di rekeningnya tanpa pernah melakukan transaksi apa pun.

"Korban tidak merasa melakukan transaksi apa pun, tetapi saldo di rekeningnya berkurang hingga Rp160 juta," kata Ridwan sebagaimana dikutip dari laporan Mitra Publisher Promedia Group, Koropak.com, pada Kamis, 28 Mei 2026.

"Beruntung korban cepat melapor sehingga rekening segera diblokir dan tidak seluruh dana terkuras," sambungnya.

Atas kasus itu, korban meminta pihak Bank BCA untuk bertanggung jawab dan memberi solusi atas masalah keamanan dalam aplikasi mobile banking tersebut.

Baca Juga: Muncul Klaim 890.000 Akses hingga 4,9 Juta Data Nasabah BCA Diduga Bocor di Dark Web ! Picu Risiko Penipuan Digital bagi Pengguna Mobile Banking

BCA Sebut Dugaan dari Pihak Luar

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Prabu Warah

Sumber: Koropak.com

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X