Beberapa maskapai lain seperti Batik Air, Pelita Air, dan Skut juga telah mengajukan izin serupa, namun pemerintah provinsi memberikan prioritas kepada AirAsia.
“Kita berikan kesempatan kepada AirAsia terlebih dahulu. Kalau permintaan tinggi dan mereka kewalahan, baru kita buka kesempatan untuk maskapai lainnya,” terangnya.
Di sisi perdagangan, lanjut dia, hubungan dua wilayah juga terus meningkat.
Produk - produk hasil laut dari Kalimantan Barat seperti ikan, udang, dan kepiting menjadi komoditas ekspor ke Kuching.
"Masyarakat Kalbar juga gemar membeli produk Malaysia seperti Milo, gula, beras dan roti-roti khas Malaysia," pungkasnya.
Upaya Konkret
Sementara itu, Konsul Malaysia di Pontianak, Azizul Zekri Abd Rahim menyampaikan terima kasih kepada Gubernur Ria Norsan dan Pemerintah Provinsi Kalbar atas upaya konkret dalam memperkuat hubungan Malaysia–Indonesia.
“Dengan kerja keras dan dukungan Bapak Gubernur, akhirnya penerbangan dari Pontianak ke Kuching dan Kuala Lumpur dapat direalisasikan. Ini akan memperkuat hubungan dua hala antara Malaysia dan Kalimantan Barat,” ucapnya.
Azizul juga menyoroti bahwa Kalimantan Barat merupakan satu-satunya wilayah di Indonesia yang memiliki pintu masuk darat terbanyak ke Malaysia, dengan tiga titik utama Aruk–Biawak, Entikong–Tebedu, dan Badau–Lubok Antu.
Menurut data Konsulat Malaysia, sepanjang tahun lalu, hampir 500.000 warga Kalimantan Barat bepergian ke Sarawak dan sekitar 400.000 warga Malaysia datang ke Kalbar melalui jalur darat.
Angka ini diprediksi akan meningkat signifikan dengan dibukanya kembali jalur udara.
Sarawak Travel Fair 2025 sendiri diadakan sebagai bagian dari persiapan menuju Visit Malaysia Year 2026.
Acara ini dihadiri oleh pelaku industri pariwisata, UMKM, lembaga pendidikan, dan sektor kesehatan dari kedua negara. Menariknya, AirAsia juga membuka booth rekrutmen untuk peluang kerja di industri penerbangan.
(*)
Artikel Terkait
Vonis Tom Lembong Dinilai Keliru, Mahfud MD Nyatakan Keputusan Hakim Itu Salah
Angkong Jadi Ujung Tombak Satgas TMMD 125 Kodim 0825/Banyuwangi Angkut Material di Siliragung
Bos Forbes Terkesan Kepemimpinan Prabowo Subianto di RI, Puji Pemberantasan Korupsi dan Deregulasi
Helmy Yahya hingga Inul Soroti Kebijakan Pemerintah China ! Disebut Blokir Para Influencer yang Sebar Konten ‘Buruk’ di Medsos
Konflik Thailand vs Kamboja Memanas, Indonesia Serukan Penyelesaian Damai dan Awasi WNI di Daerah Terdampak
Seskab Teddy Indra Wijaya dan Menteri Imipas Bahas Transformasi Layanan Publik yang Transparan di Sektor Imigrasi dan Pemasyarakatan
Buka Gelar Anak Khatulistiwa 2025 di Taman Budaya Pontianak, Gubernur Ria Norsan Tegaskan Perlindungan Anak Adalah Investasi Jangka Panjang
Di Gathering Nasional Teknisi Ponsel Indonesia - Pulau Kalimantan Tahun 2025, Wagub Krisantus Harap Peran Aktif Mengedukasi Masyarakat
Gedung Paroki Santa Maria Nyarumkop Singkawang Diresmikan, Uskup Agung Pontianak Mgr Agustinus Agus Tegaskan Pelayanan Umat Harus Lebih Optimal
Peresmian Gedung Paroki Santa Maria Nyarumkop Singkawang, Wagub Krisantus Kurniawan Kenang Perjuangan Sang Ayah dan Puji Mgr Agustinus Agus