Program Makan Bergizi Gratis untuk Siapa Saja ? Mulai Perdana 6 Januari 2025 di 26 Provinsi, Bertahap Menyasar Wilayah Indonesia

photo author
R Ridho Triwi D.N, Kalimantan Satu
- Selasa, 7 Januari 2025 | 10:00 WIB
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) mulai diterapkan di berbagai wilayah Indonesia pada hari ini, Senin, 6 Januari 2025. (Kalimantansatu.com/Dok. Tim Media Presiden Prabowo Subianto)
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) mulai diterapkan di berbagai wilayah Indonesia pada hari ini, Senin, 6 Januari 2025. (Kalimantansatu.com/Dok. Tim Media Presiden Prabowo Subianto)

KALIMANTANSATU.COM - Pemerintah RI melalui Badan Gizi Nasional (BGN) resmi memulai Program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Senin 6 Januari 2025.

Pelaksanaan hari pertama program berjalan lancar dan disambut antusias oleh siswa-siswi, maupun para orangtua.

Program andalan Presiden Prabowo Subianto ini dimulai pada 190 titik yang tersebar di 26 provinsi di Indonesia.

Sebut saja Aceh, Kepulauan Riau, semua provinsi di Pulau Jawa, Sulawesi Barat, Kalimantan Timur, Maluku Utara, Nusa Tenggara Timur, hingga Papua Barat, dan Papua Selatan.

Secara bertahap, program MBG menyasar seluruh wilayah Indonesia.

Baca Juga: Terselip Kertas Berisi Pesan Siswa SD Makassar di Tempat Makanan Program Makan Bergizi Gratis : Makasih Pak Prabowo

Pemerintah menargetkan program MBG dapat menyentuh tiga juta penerima manfaat selama Januari hingga Maret 2025.

Bahkan, jumlah tersebut akan terus bertambah hingga mencapai 15 juta pada akhir tahun 2025.

Program Makan Bergizi Gratis untuk Siapa Saja ?

Program Makan Bergizi Gratis menyasar balita, santri, siswa PAUD, TK, SD, SMP, SMA, dan ibu hamil serta ibu menyusui.

Kepala Komunikasi Kepresidenan RI, Hasan Nasbi mengatakan program MBG ini sebagai tonggak sejarah, karena untuk pertama kalinya pemerintah berfokus untuk pemenuhan gizi berstandar nasional terkhusus untuk anak-anak sekolah dan ibu hamil menyusui.

Selain memastikan kecukupan gizi setiap porsi MBG, terdapat Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang bertugas mengawasi standar kebersihan, pengelolaan gizi, dan limbah di setiap Dapur MBG.

"BGN berkomitmen untuk meminimalkan limbah di setiap dapur MBG," ungkap Hasan dalam keterangannya di Jakarta, Minggu 5 Januari 2025.

"Bahkan untuk mendukung keberlanjutan, nampan penyajian dirancang menggunakan bahan stainless steel yang higienis dan dapat digunakan ulang," tukasnya.

(*)

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: R Ridho Triwi D.N

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X