"Berdasarkan Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI), ada 573 kasus kekerasan di lingkungan pendidikan pada 2024,” terang Pandji.
“Sebanyak 36 persennya terjadi di lingkungan berbasis agama seperti pesantren,” imbuhnya.
Di samping itu, Pandji menyebut hal ini bukan suatu isu yang tengah dibesar-besarkan, melaikan isu besar yang tak boleh diabaikan agar tak meluas di kemudian hari.
“Saya menyoroti, ini 20 orang, bisa jadi anak atau adik seseorang yang dilecehkan oleh satu pengajar di pondok pesantren,” sebutnya.
“Itu saja sudah besar. Jadi kalau dibilang dibesar-besarkan, menurut saya itu tidak logis,” sambung Pandji.
Saat Menag Minta Tak Nilai Negatif Pesantren
Sebelumnya, Menag Nasaruddin meminta agar masyarakat tidak menilai pesantren secara negatif akibat beberapa kasus oknum.
Menag mengingatkan, pesantren merupakan lembaga yang telah berjuang berabad-abad untuk mencerdaskan bangsa.
“Jangan sampai orang alergi memasukkan anaknya ke pondok pesantren. Jangan sampai perjuangan para kiai dan santri yang sudah ratusan tahun membangun pesantren menjadi rusak karena hal itu,” ujar Nasaruddin di Kantor Kemenko PM, Jakarta, pada 14 Oktober 2025.
Kendati demikian, data JPPI tentang kasus pencabulan yang mengintai anak-anak di pondok pesantren justru memperlihatkan fakta lain.
573 Kasus Kekerasan di Lembaga Berbasis Agama
Sepanjang 2024, terdapat 573 kasus kekerasan di lingkungan pendidikan, dan 42 persen di antaranya adalah kasus pencabulan. Dari total tersebut, 36 persen terjadi di lembaga berbasis agama.
Serangkaian kasus itu terjadi hampir di berbagai daerah, mulai dari Trenggalek, Agam, Karawang, hingga Bekasi.
Artikel Terkait
Presiden Amerika Serikat Donald Trump Puji Kepemimpinan Negara-Negara ASEAN: Everything You Touch Turns to Gold
Viral Pengeroyokan Mandor TKA di PT FMI Kawasan Morowali Sulteng ! Dikeroyok Hingga Tewas, Jadi Pengingat Pentingnya Komunikasi
Rano Karno Ungkap Fenomena Judi Online di Jakarta ! 620 Ribu Warga Terlibat, 5.000 Diantaranya Penerima Bansos, Total Transaksi Rp3,12 Triliun
Kabar Saham Hari Ini : Laba ANTAM Melonjak Signifikan 197% pada 9 Bulan Pertama Tahun 2025 (9M25) ! Cek Rincian Pencapaian Emas, Nikel dan Bauksit
Kabar Saham Hari Ini : Superkrane Mitra Utama (SKRN) Beri Pinjaman USD6.500.000 ke Cakra Buana Resources Energi (CBRE), Untuk Apa ?
Kabar Saham Hari Ini : Sumber Mas Konstruksi (SMKM) Punya Pengendali Baru dari Singapura ! Lim Shrimp Org Pte. Ltd Beli Hanya Seharga Rp37 per Lembar
Nilai Ada Perbaikan Ekonomi, Syahganda Nainggolan Ibaratkan Luka 10 Tahun dari Jokowi Mulai Disembuhkan Pemerintahan Prabowo Subianto
Sandra Dewi Cabut Gugatan Perampasan Aset di Kasus PT Timah dan Relakan Aset Mewah Disita Kejagung ! Hakim Nyatakan Eksekusi Vonis Harvey Moeis
Lekat dengan Gaya Koboy yang Ceplas-ceplos, Link Menkeu Purbaya Pikat Kepercayaan Publik dan Dinilai Bikin 'Baku Tikam' Pejabat Lain
Thrifting di Ujung Tanduk: Menkeu Purbaya Tegaskan Aksi Sikat Mafia Baju Bekas dan Bakal Tambah Denda ! Anggap Suara Penolakan Justru sebagai Sinyal