Kehadiran Gus Miftah di klub malam selalu memantik pro-kontra. Ada yang menilai langkah tersebut progresif, ada pula yang menganggapnya kontroversial.
Namun bagi Gus Miftah, dakwah tidak mengenal batas tempat.
“Kalau yang di masjid sudah rajin, lalu siapa yang datang ke tempat-tempat seperti ini?” demikian pesan yang kerap ia sampaikan.
Buka puasa bersama di Colosseum Jakarta kali ini menjadi simbol bahwa ruang hiburan malam pun bisa menjadi ruang refleksi spiritual — setidaknya untuk satu malam.
(**)
Artikel Terkait
Pengamat Politik Komentari Indonesia Jadi Wakil Komandan Pasukan Perdamaian Gaza Palestina
Serahkan 3 Tersangka ke Kejaksaan Depok, OJK Bongkar Modus Kredit Fiktif BPR Panca Dana Rp32 M dan Pencatatan Palsu Rugikan Deposan Rp 14 M
Kodim 0106/Aceh Tengah Kebut Pembuatan Jembatan Gantung Desa Burlah, Progres Sudah 56,6 Persen
Jembatan Gantung Perintis Sei Kanan Labuhanbatu Selatan Tuntas Diperbaiki TNI AD, Sekarang Mobilitas Warga Kembali Normal
Pulihkan Akses Masyarakat ! Satgas Gulbencal Kodam I/Bukit Barisan Rampungkan Perbaikan Jembatan Beton Titik VI di Hutanabolon Tapanuli Tengah
MUI Nilai Pengusaha Amerika Serikat Tidak Akan Abaikan Sertifikasi Halal di Indonesia, Zaitun Rasmin : Mereka Pasti Tak Mau Rugi Tanpa Label
BPJPH Pastikan Produk Amerika Serikat yang Masuk Indonesia Punya 2 Label Halal Sekaligus, Babe Haikal : Berdampingan, Itu Tercantum dalam MRA
Kehadiran Dapur MBG di Sukoharjo Selamatkan Ibu Tiga Anak dari Jeratan Utang
Presiden Prabowo Subianto Saksikan Penandatanganan Kerja Sama Danantara dan Arm Limited Inggris, Langkah Strategis Jadi Pemain Industri Chip Global
BPJPH Bantah Isu Liar ! Produk Amerika Serikat Tetap Wajib Sertifikasi Halal, Babe Haikal: Jangan Khawatir, Tak Ada yang Dilanggar