KALIMANTANSATU.COM, JAKARTA - Menjelang arus mudik Lebaran 2026, Pemerintah mempercepat perbaikan jalan rusak dan berlubang di sejumlah titik strategis.
Langkah ini dilakukan demi memastikan perjalanan masyarakat menuju kampung halaman berlangsung lebih aman dan nyaman.
Saat ini, ruas-ruas jalur utama mudik menjadi prioritas penanganan Kementerian Pekerjaan Umum (PU).
Salah satu fokus utama adalah jalur Pantai Utara (Pantura) Jawa yang setiap tahun menjadi urat nadi pergerakan pemudik.
Baca Juga: Begini Reaksi Penerima Manfaat ketika MBG Disebut Program Jahat oleh Ketua BEM UGM Tiyo Ardiyanto
Kementerian PU menegaskan, pekerjaan ini merupakan bagian dari persiapan jalur Lebaran 2026 dengan target ambisius H-10 “Zero Potholes” atau bebas lubang.
Target itu bukan tanpa alasan. Volume kendaraan di Pantura diperkirakan kembali melonjak seperti tahun-tahun sebelumnya.
Karena itu, pemerintah ingin memastikan kondisi jalan sudah dalam keadaan prima sebelum puncak arus mudik terjadi.
Di jalr pantura, perbaikan jalan juga dilakukan di Jembatan Cilamaya.
Jembatan yang berada di Kabupaten Subang, Jawa Barat ini menjadi salah satu simpul krusial lalu lintas kendaraan berat maupun kendaraan pribadi.
"Kami telah melakukan pekerjaan penanganan jalan dan jembatan di ruas Karawang, Cikampek, Pamanukan, di Jembatan Cilamaya, tepatnya di KM 107," kata salah satu petugas Kementerian PU di lapangan dalam laporannya, Kamis (26/2/2026).
Sebagai bagian dari pemeliharaan rutin jalan nasional, Kementerian PU telah melaksanakan perbaikan badan jalan di atas Jembatan Cilamaya dengan metode scraping dan pelapisan ulang menggunakan aspal AC-WC PG 70.
Material ini dirancang khusus untuk jalan raya dengan beban lalu lintas berat, termasuk jalan tol dan kawasan dengan iklim panas ekstrem seperti di Indonesia.
Artikel Terkait
Tradisi Peusejuek Menandai Tuntasnya Pembangunan Jembatan Garuda Desa Teungoh di Aceh Utara
Kodam II/Sriwijaya Bangun 3 Jembatan Gantung di OKI dan OKU, Wujud Nyata Komitmen TNI AD Dukung Pembangunan Infrastruktur di Daerah
Progres Pembangunan Signifikan, Jembatan Gantung 120 Meter di Burlah Aceh Tengah Segera Sambungkan Empat Desa
Menu MBG Ramadan Diprotes di Sejumlah Daerah ! SPPG di Pekalongan Konsisten Sajikan Roti, Ayam, Tahu Tempe dan Pisang
Pengamat Militer Anggap Diplomasi Sepekan Terakhir Perkuat Peran Indonesia dalam Penyelesaian Konflik di Palestina, Ini Alasannya
Anggap Tudingan Serampangan ! Pakar Sebut MBG Lahir dari Produk Hukum Resmi, Pertanyakan Kenapa Ada Politikus Melabeli Kata Maling Berkedok Gizi
Momen Prabowo Subianto Buka Puasa Bersama Presiden MBZ di Abu Dhabi, Disuguhi Sajian Khas Timur Tengah
Lanjutkan Kunjungan Negara ke UEA Setelah dari Yordania, Prabowo Temui Presiden MBZ Bahas Penguatan Investasi
Anggap Tidak Menggerus ! Pakar Soroti Anggaran Fungsional Pendidikan Malah Bertambah Meski Ada MBG
Begini Reaksi Penerima Manfaat ketika MBG Disebut Program Jahat oleh Ketua BEM UGM Tiyo Ardiyanto