Tahap scraping dilakukan dengan mengupas lapisan aspal lama yang kualitasnya telah menurun.
Setelah itu, permukaan jalan dilapisi ulang (overlay) menggunakan AC-WC PG 70 sebagai lapis aus.
Metode ini menghasilkan permukaan jalan yang lebih rata, lebih kuat, serta meningkatkan kenyamanan dan keamanan saat dilalui kendaraan.
"Pekerjaan ini dilakukan dalam kurang waktu satu hari bisa tereselesaikan," tambah petugas PU itu.
Upaya perbaikan jalan ini diharapkan mampu menekan risiko kecelakaan akibat jalan rusak, sekaligus memberikan rasa tenang bagi jutaan pemudik yang akan menempuh perjalanan jauh.
(*)
Artikel Terkait
Tradisi Peusejuek Menandai Tuntasnya Pembangunan Jembatan Garuda Desa Teungoh di Aceh Utara
Kodam II/Sriwijaya Bangun 3 Jembatan Gantung di OKI dan OKU, Wujud Nyata Komitmen TNI AD Dukung Pembangunan Infrastruktur di Daerah
Progres Pembangunan Signifikan, Jembatan Gantung 120 Meter di Burlah Aceh Tengah Segera Sambungkan Empat Desa
Menu MBG Ramadan Diprotes di Sejumlah Daerah ! SPPG di Pekalongan Konsisten Sajikan Roti, Ayam, Tahu Tempe dan Pisang
Pengamat Militer Anggap Diplomasi Sepekan Terakhir Perkuat Peran Indonesia dalam Penyelesaian Konflik di Palestina, Ini Alasannya
Anggap Tudingan Serampangan ! Pakar Sebut MBG Lahir dari Produk Hukum Resmi, Pertanyakan Kenapa Ada Politikus Melabeli Kata Maling Berkedok Gizi
Momen Prabowo Subianto Buka Puasa Bersama Presiden MBZ di Abu Dhabi, Disuguhi Sajian Khas Timur Tengah
Lanjutkan Kunjungan Negara ke UEA Setelah dari Yordania, Prabowo Temui Presiden MBZ Bahas Penguatan Investasi
Anggap Tidak Menggerus ! Pakar Soroti Anggaran Fungsional Pendidikan Malah Bertambah Meski Ada MBG
Begini Reaksi Penerima Manfaat ketika MBG Disebut Program Jahat oleh Ketua BEM UGM Tiyo Ardiyanto