Bentuk Tim Respons Krisis, Pemerintah Indonesia Tingkatkan Perlindungan WNI di Timur Tengah

photo author
R Ridho Triwi D.N, Kalimantan Satu
- Jumat, 6 Maret 2026 | 21:49 WIB
RI) membentuk tim respons krisis sebagai langkah perlindungan bagi warga negara Indonesia (WNI) yang hingga saat ini masih berada di kawasan Timur Tengah. (Kalimantansatu.com/Dok. Bakom RI)
RI) membentuk tim respons krisis sebagai langkah perlindungan bagi warga negara Indonesia (WNI) yang hingga saat ini masih berada di kawasan Timur Tengah. (Kalimantansatu.com/Dok. Bakom RI)

Baca Juga: KMP Tukangkayu Banyuwangi Gelar Pasar Murah, Sediakan Aneka Kebutuhan Pokok dengan Harga Terjangkau untuk Masyarakat

Tak hanya itu, Kementerian Luar Negeri juga terus memantau operasional bandara internasional di wilayah terdampak beserta ketersediaan penerbangan setiap harinya.

Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan adanya WNI yang terdampar akibat gangguan jadwal penerbangan.

Heni mengatakan saat ini terdapat sejumlah WNI yang melaporkan kendala perjalanan akibat pembatasan maupun penutupan ruang udara di beberapa wilayah.

Namun demikian, pemerintah memastikan para WNI tersebut tetap mendapatkan pendampingan selama menunggu penerbangan lanjutan.

"Untuk para WNI stranded ini, sambil menunggu penerbangan yang akan membawa para WNI, mereka mendapatkan akomodasi dan penginapan serta konsumsi dan pengaturan jadwal penerbangan lanjutan yang dikomunikasikan oleh perwakilan RI dan otoritas tempat," tambahnya.

(*)

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: R Ridho Triwi D.N

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X