Mencengangkan ! Sekjen Kemensos Robben Rico Ungkap Hasil Cek Kesehatan Calon Siswa dan Siswi Sekolah Rakyat, Terungkap Hal yang Jarang Mereka Lakukan

photo author
R Ridho Triwi D.N, Kalimantan Satu
- Rabu, 21 Januari 2026 | 20:07 WIB
Sekjen Kemensos Robben Rico ungkap fakta soal masalah kesehatan anak-anak saat proses awal Sekolah Rakyat. (Kalimantansatu.com/Dok. Promedia Teknologi Indonesia)
Sekjen Kemensos Robben Rico ungkap fakta soal masalah kesehatan anak-anak saat proses awal Sekolah Rakyat. (Kalimantansatu.com/Dok. Promedia Teknologi Indonesia)

KALIMANTANSATU.COM - Program Sekolah Rakyat kini tengah dijalankan Kementerian Sosial (Kemensos) di bawah arahan Presiden Prabowo Subianto adalah untuk membuka akses pendidikan layak bagi keluarga miskin dan miskin ekstrem di Indonesia.

Menteri Sosial (Menso) Saifullah Yusuf pun sempat menyebut bahwa Sekolah Rakyat adalah gagasan Presiden Prabowo untuk memuliakan keluarga miskin dan memfasilitasi kebangkitan wong cilik.

Dalam pelaksanaan Sekolah Rakyat, bahkan terungkap permasalahan lain yang dialami oleh anak-anak miskin di Indonesia.

Hal tersebut dipaparkan oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemensos Robben Rico saat menjadi narasumber forum diskusi Jaringan Pemred Promedia (JPP) pada Selasa, 20 November 2026.

Baca Juga: Bagikan Cerita saat Jemput Anak Sekolah Rakyat yang Tidak Terdaftar DTSEN di Hutan Kalteng, Sekjen Kemensos Robben Rico: Forkopimda Tak Tahu Rumah Ini

Persoalan Kesehatan Terungkap di Tahap Awal Sekolah Rakyat

Rico mengatakan bahwa setiap anak yang masuk ke Sekolah Rakyat selalu dilakukan tes kesehatan di awal.

Proses tersebut menguak fakta bahwa masalah kesehatan pun menjadi hal yang perlu diperhatikan dengan serius.

“Saat mereka masuk pertama kali tanggal 14 Juli 2025, dari kelahiran Sekolah Rakyat, kami melakukan proses cek kesehatan siswa,” ucap Rico dalam forum yang digelar secara daring itu.

“Ternyata hasilnya cukup mencengangkan. Hasil profil kesehatan mereka, hampir 100 persen semuanya tidak pernah sikat gigi,” imbuhnya.

Data yang dihimpun saat pemeriksaan menunjukkan 49 persen dari 7.409 yang diperiksa oleh Kemensos mengalami keluhan masalah gigi.

“Selain gigi, ada yang anemia, ada yang kurang gizi. Wah, macam-macam, TBC, hepatitis, dan lainnya,” sambungnya.

Baca Juga: OJK Limpahkan Berkas Pelaku Goreng Saham SWAT ke Kejaksaan, Manipulasi Harga Gunakan Rekening Nominee Melalui 9 Perusahaan Efek

Pengobatan Penyakit Sebelum Masuk Asrama

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: R Ridho Triwi D.N

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X