Mencengangkan ! Sekjen Kemensos Robben Rico Ungkap Hasil Cek Kesehatan Calon Siswa dan Siswi Sekolah Rakyat, Terungkap Hal yang Jarang Mereka Lakukan

photo author
R Ridho Triwi D.N, Kalimantan Satu
- Rabu, 21 Januari 2026 | 20:07 WIB
Sekjen Kemensos Robben Rico ungkap fakta soal masalah kesehatan anak-anak saat proses awal Sekolah Rakyat. (Kalimantansatu.com/Dok. Promedia Teknologi Indonesia)
Sekjen Kemensos Robben Rico ungkap fakta soal masalah kesehatan anak-anak saat proses awal Sekolah Rakyat. (Kalimantansatu.com/Dok. Promedia Teknologi Indonesia)

Konsep asrama yang membuat para siswa bercampur dan tinggal bersama membuat perawatan serta pengobatan pada penyakit yang diderita harus dituntaskan lebih dulu.

“Sekolah rakyat tidak ada tes, untuk masuk pokoknya syaratnya miskin dan miskin ekstrem. Syarat kesehatan ini dites karena mereka akan diasramakan, jangan sampai nanti yang sakit menular,” jelasnya.

“Pertanyaannya, bagaimana kalau ada yang sakit menular? Tetap kita ambil, kita beresin dulu. Kita tangani dulu, setelah sembuh baru kita masukkan,” paparnya.

Baca Juga: Perkuat Perlindungan Konsumen di Sektor Jasa Keuangan, OJK Terbitkan POJK Nomor 38 Tahun 2025 tentang Gugatan. Apa Isinya ?

Kondisi Ekonomi Pengaruhi Akses Kesehatan

Rico juga menyebut kondisi keluarga berada di lingkup miskin dan miskin ekstrem ini yang membuat permasalahan kesehatan pun muncul.

“Miskin ekstrem itu menurut BPS dan Bappenas, pengeluarannya dalam satu bulan itu per kapita Rp400 ribu. Artinya kalau secara prinsip dia itu nggak akan mampu memenuhi kebutuhan makannya sehari-hari,” kata Rico.

“Nah itu, terbukti dari hasil tes kesehatan tadi. Ada anemia, kurang gizi, gigi karies. Ya gimana, mau buat makan aja nggak bisa, mau beli pasta gigi, kan nggak mungkin. Kira-kira begitu,” tandasnya.

(*)

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: R Ridho Triwi D.N

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X