Merespons arahan Komisi XI DPR RI, Solikin M. Juhro merinci pendekatan jangka pendek yang memadukan instrumen moneter, makroprudensial, dan bauran kebijakan fiskal bersama pemerintah.
“Jadi, di dalam jangka pendek, kita harus mengelola siklus kita melalui kebijakan moneter, kebijakan makroprudensial, maupun juga kebijakan fiskal berkoordinasi dengan pemerintah,” jelasnya.
Dalam merawat stabilitas moneter, Solikin menggarisbawahi urgensi pemeliharaan inflasi serta kestabilan nilai tukar Rupiah yang digerakkan oleh dinamika penawaran dan permintaan (supply and demand), termasuk kinerja ekspor nasional.
“Kalau kita melihat nilai tukar, jelas, prinsipnya adalah sisi demand dan sisi supply. Kita melihat demand sudah jelas, kemudian ekspor,” pungkas Solikin.
Artikel Terkait
Dukung Sikap Tegas Presiden Prabowo Tangani Karhutla, Politisi PDIP Rieke Diah Pitaloka: Korporasi Terbukti Bakar Hutan dan Lahan Harus Ditindak Hukum
Tegas Tanpa Kompromi Soal Karhutla! Presiden Prabowo: Korporasi Terindikasi Bakar Lahan, Izin Dicabut
[KOLOM OPINI] Dana Jurnalisme untuk Siapa? Jangan Lupakan Puluhan Ribu Media Belum Terverifikasi Dewan Pers
Harusnya Gratis Dong! Lagi Viral Curhatan Warga Bayar Rp1 Juta saat Ambil Motor Bukti Kecelakaan dari Polisi di Polrestabes Surabaya
Tim URC Macan Blambangan Bongkar Aksi Jaringan Modus Pecah Kaca di Banyuwangi hingga Malaysia, Sempat Viral Gasak Uang Nasabah
Saatnya Kita Bergerak, Bantu Mitra Jurnalis Promedia Korban Gempa NTT yang Membutuhkan Uluran Tangan
Datang Langsung ke Nagekeo, Presiden Prabowo Minta Jajarannya Fokus Layani Rakyat Korban Gempa NTT
Kebahagiaan Anak-Anak Pengungsi Nagekeo Bertemu Presiden Prabowo, Bentuk Kepedulian Negara Terhadap Gempa NTT
Hasil Fit and Proper Test: Komisi XI DPR Tetapkan Destry Damayanti Jadi Gubernur BI 2026–2031, Sah Secara Mufakat Dibawa ke Paripurna 1 September
RAPBN 2027: DPR RI Minta Indikator NTP dan NTN Dicantumkan Eksplisit, Menkeu Purbaya Beri Kepastian! Target Lapangan Kerja Baru Tembus 3,49 Juta