Sinyal positif ini sejalan dengan indeks manufaktur lainnya pada periode Juli 2026, seperti Purchasing Managers' Index (PMI) Manufaktur Indonesia yang mencapai 50,2 dan Indeks Kepercayaan Industri (IKI) di level 53,10.
"Konsistensi indikator-indikator tersebut memberikan sinyal bahwa dunia industri nasional tetap optimistis terhadap prospek usahanya. Artinya, aktivitas produksi, investasi, maupun permintaan terhadap produk manufaktur masih terus bergerak positif," ujar Agus.
Subsektor Penopang Utama Pertumbuhan IPNM
Laju pertumbuhan IPNM pada triwulan II-2026 digerakkan oleh lonjakan kinerja beberapa subsektor kunci, diantaranya sebagai berikut:
- Industri Barang Logam, Komputer, Barang Elektronik, Optik, & Peralatan Listrik: Tumbuh tertinggi hingga 8,04 persen dipicu maraknya permintaan global untuk komponen elektronik, baterai, dan kelistrikan.
- Industri Makanan & Minuman: Tumbuh 6,51 persen berkat tingginya permintaan dari pasar lokal maupun mancanegara.
- Industri Kimia, Farmasi, & Obat Tradisional: Tumbuh 4,99 persen didorong oleh peningkatan kebutuhan bahan kimia beserta produk turunannya di dalam negeri.
(Prabu Warah)