ekonomi-bisnis

Misi Dagang Kalbar-Jatim 2026: Dorong Hilirisasi Komoditas dan Buka Peluang Pelaku Usaha, Jalin Kemitraan Strategis

Rabu, 12 Agustus 2026 | 08:59 WIB
Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat (Pemprov Kalbar) secara resmi mempererat hubungan perdagangan dan investasi antardaerah melalui kerja sama dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim). (Dok. Prokopim Pemprov Kalbar)

Kolaborasi ini diharapkan mempermudah pasokan kebutuhan pokok dan barang manufaktur bagi masyarakat Kalbar dari Jawa Timur.

Baca Juga: Kemenbud Pulangkan Lima Artefak Papua dari AS, Hasil Repatriasi Artefak Bakal Dipajang di Museum Nasional, Begini Kata Fadli Zon

“Banyak kebutuhan Kalimantan Barat yang dapat dipenuhi melalui kerja sama dengan pelaku usaha Jawa Timur, mulai dari beras, gula, bawang, cabai, daging dan produk peternakan, susu, pupuk dan sarana produksi pertanian, bahan bangunan, mesin dan peralatan industri, hingga berbagai produk manufaktur,” katanya.

Program Misi Dagang Kalbar-Jatim 2026 ini diproyeksikan dapat menjaga kestabilan harga barang, mengamankan stok logistik, mendorong kelas UMKM, dan memperluas integrasi rantai pasok nasional.

Di akhir sambutannya, Gubernur Ria Norsan mengimbau para pelaku usaha lokal untuk memanfaatkan ruang kemitraan ini secara optimal.

“Saya mengajak seluruh pelaku usaha Kalimantan Barat untuk memanfaatkan momentum ini sebaik-baiknya. Bangun komunikasi, tawarkan produk, temukan mitra, dan buka peluang kerja sama baru. Begitu pula kepada para pelaku usaha Jawa Timur, Kalimantan Barat terbuka untuk kerja sama, investasi, dan kemitraan yang saling menguntungkan,” pungkasnya.

(Uploader: Panji Narendra M.)

Halaman:

Tags

Terkini