Tips Langkah Awal Investasi Saham di 2025: Fokus pada Konsistensi, Bukan Modal yang Besar

photo author
Mas Abo Real, Kalimantan Satu
- Selasa, 26 Agustus 2025 | 12:40 WIB
Ilustrasi pertumbuhan portofolio investasi saham. (Kalimantansatu.com/Dok. Pixabay nattanan23)
Ilustrasi pertumbuhan portofolio investasi saham. (Kalimantansatu.com/Dok. Pixabay nattanan23)

KALIMANTANSATU.COM - Investasi saham kini dinilai semakin diminati generasi muda di tahun 2025.

Banyak yang melihatnya sebagai cara untuk menambah kekayaan jangka panjang, namun langkah awal sering kali terasa membingungkan bagi pemula.

Secara sederhana, investasi saham berarti membeli kepemilikan kecil dari sebuah perusahaan.

Harapannya, nilai saham akan naik seiring pertumbuhan perusahaan, sehingga memberikan keuntungan bagi investor.

Kendati demikian, selain peluang, investasi saham juga mengandung risiko.

Harga saham bisa naik, tetapi juga bisa turun sewaktu-waktu.

Baca Juga: 5 Tips Investasi Saham agar Cuan Maksimal dengan Modal Kecil

"Karena itu, investor pemula disarankan untuk memahami dasar-dasar sebelum terjun," demikian keterangan dari Investopedia yang dikutip pada Senin, 25 Agustus 2025.

Tujuan investasi bisa berbeda bagi setiap orang. Ada yang menargetkan dana untuk membeli rumah, membiayai pendidikan anak, atau mempersiapkan dana pensiun. Usia dan kondisi keuangan juga mempengaruhi pilihan strategi investasi.

Investor muda umumnya berfokus pada pertumbuhan jangka panjang, sementara mereka yang mendekati pensiun lebih memilih menjaga modal tetap aman. Hal ini mempengaruhi jenis saham dan strategi yang dipilih.

"Langkah berikutnya adalah memilih perusahaan sekuritas atau broker saham. Broker berperan sebagai perantara antara investor dan pasar saham. Pemilihan broker penting karena berkaitan dengan biaya transaksi, fitur aplikasi, dan layanan edukasi yang ditawarkan," imbuh Investopedia.

Setelah itu, investor perlu membuka rekening saham dan menyiapkan dana investasi.

Jumlahnya tidak harus besar. Beberapa platform sudah memungkinkan investasi mulai dari Rp25 ribu per minggu.

Baca Juga: Berapa Lama Waktu IPO Perusahaan ? Jika Ada Rencana Go Public, Ketahui Juga Berapa Biaya IPO Perusahaan di BEI Sob

Pemula disarankan untuk tidak terburu-buru membeli saham populer.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Mas Abo Real

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X