perbankan

Nasabah Bank Sumut Serdang Bedagai Syok Saldo Tabungan Raib Rp61 Juta. Sempat Terima Kiriman WhatsApp dari Pelaku yang Mengatasnamakan Dirjen Pajak

Jumat, 18 Oktober 2024 | 13:47 WIB
Ilustrasi penipuan dan pencurian data digital (Kalimantansatu.com/Pixabay Mohamed_hassan)

Selanjutnya, Sugiono mengambil Handphone miliknya.

HP pribadi itu sering digunakan oleh Sugiono untuk khusus mengirim gaji penulis yang bekerja di perusahaannya.

"Setelah saya kirim dana materai sebesar Rp 10 ribu rupiah. Handphone kembali saya simpan. Kemudian saya mengirim bukti kiriman uang materai tersebut di nomor WhatsApp DJP tersebut. Dan tidak ada membuka link maupun bentuk lainya. Karena saya menggunakan handphone satu lagi dan bukan memakai handphone yang khusus mengirim gaji penulis," jelasnya.

"Kasus ini sudah saya laporkan ke Polres Serdang Bedagai dengan nomor LP/B/371/X/2024/SPKT/Polres Sergai/Polda Sumut tanggal 3 Oktober 2024," ucapnya

Ia menambahkan, kejadian ini
juga sudah dicek nama akun bank NationalObu cabang Medan yang diduga milik pelaku pada tanggal 4 Oktober 2024.

Setiba dilokasi, pihak pegawai bank Nationalnobu cabang Medan juga menuturkan bahwa nama rekening tersebut adalah asli miliknya terduga pelaku sendiri.

" Nomor rekeningnya asli sesuai namanya, namun isi saldo milik terduga sudah kosong pak,"ucap Sugiono menirukan pegawai bank NationalNobu tersebut.

Bahkan saya juga sudah meminta
alamat lengkap terduga pelaku tersebut kepada pihak pegawai Bank NationalNobu, namun pihak pegawai hanya memberikan jawaban sedikit dengan alasan harus ikuti sesuai prosedur.

" Kami tidak bisa memberikan alamat resmi nasabah pak, tapi jika ada surat dari pihak kepolisian baru bisa kami berikan. Namun lokasi pelaku di daerah Bogor," ucapnya.

Sementara itu, Kepala Cabang Bank Sumut di Sei Rampah, Wesly Oloan Barus, kepada wartawan Selasa 15 Oktober 2024 mengatakan terkait nasabah yang hilang kemarin, seandainya dari pihak Bank Nationalnobu tidak ada pengembalian, pihak Bank Sumut juga tidak ada pemberian pengembalian juga.

"Itulah dari kantor pusat jawabannya, saya hanya meneruskan, namun kalau abang mau ke kantor pusat biar kita kordinasi kapan kita mau kesana," kata Wesly Oloan Barus.

Saat disinggung awak media, jika pihak bank Nationalnobu tidak bisa kembalikan, kemudian bank Sumut juga tidak bisa kembalikan, dasarnya apa.

"Karna itu kelalaian nasabah bang," pungkasnya.

Baca berita dan informasi menarik lainnya di Google News (Klik Tautan Ini)

(*)

Halaman:

Tags

Terkini