Selanjutnya, Sugiono mengambil Handphone miliknya.
HP pribadi itu sering digunakan oleh Sugiono untuk khusus mengirim gaji penulis yang bekerja di perusahaannya.
"Setelah saya kirim dana materai sebesar Rp 10 ribu rupiah. Handphone kembali saya simpan. Kemudian saya mengirim bukti kiriman uang materai tersebut di nomor WhatsApp DJP tersebut. Dan tidak ada membuka link maupun bentuk lainya. Karena saya menggunakan handphone satu lagi dan bukan memakai handphone yang khusus mengirim gaji penulis," jelasnya.
"Kasus ini sudah saya laporkan ke Polres Serdang Bedagai dengan nomor LP/B/371/X/2024/SPKT/Polres Sergai/Polda Sumut tanggal 3 Oktober 2024," ucapnya
Ia menambahkan, kejadian ini
juga sudah dicek nama akun bank NationalObu cabang Medan yang diduga milik pelaku pada tanggal 4 Oktober 2024.
Setiba dilokasi, pihak pegawai bank Nationalnobu cabang Medan juga menuturkan bahwa nama rekening tersebut adalah asli miliknya terduga pelaku sendiri.
" Nomor rekeningnya asli sesuai namanya, namun isi saldo milik terduga sudah kosong pak,"ucap Sugiono menirukan pegawai bank NationalNobu tersebut.
Bahkan saya juga sudah meminta
alamat lengkap terduga pelaku tersebut kepada pihak pegawai Bank NationalNobu, namun pihak pegawai hanya memberikan jawaban sedikit dengan alasan harus ikuti sesuai prosedur.
" Kami tidak bisa memberikan alamat resmi nasabah pak, tapi jika ada surat dari pihak kepolisian baru bisa kami berikan. Namun lokasi pelaku di daerah Bogor," ucapnya.
Sementara itu, Kepala Cabang Bank Sumut di Sei Rampah, Wesly Oloan Barus, kepada wartawan Selasa 15 Oktober 2024 mengatakan terkait nasabah yang hilang kemarin, seandainya dari pihak Bank Nationalnobu tidak ada pengembalian, pihak Bank Sumut juga tidak ada pemberian pengembalian juga.
"Itulah dari kantor pusat jawabannya, saya hanya meneruskan, namun kalau abang mau ke kantor pusat biar kita kordinasi kapan kita mau kesana," kata Wesly Oloan Barus.
Saat disinggung awak media, jika pihak bank Nationalnobu tidak bisa kembalikan, kemudian bank Sumut juga tidak bisa kembalikan, dasarnya apa.
"Karna itu kelalaian nasabah bang," pungkasnya.
Baca berita dan informasi menarik lainnya di Google News (Klik Tautan Ini)
(*)
Artikel Terkait
Warga Kabupaten Melawi Menjadi Korban Penipuan Online saat Hendak Beli Sepeda Motor. Ada Imbauan dari Polres Melawi Nih Sob
Mau Buka Blokir Mobile Banking BRI, Warga Kabupaten Melawi Menjadi Korban Penipuan dari Tautan Situs Palsu di Pencarian Google Browser
Diduga Terlibat Modus Penipuan Berkedok Penjualan Wanita ke Pria Hidung Belang, Tim Enggang Polsek Pontianak Selatan Amankan Pria Inisial SB
Namanya Dicatut ! YPP dan YCAB Foundation Imbau Masyarakat Waspada Penipuan Modus Pemberian Cashback dan Komisi
Jangan Mudah Percaya ! Waspada Penipuan Catut Nama Pj Wali Kota Pontianak Ani Sofian Lewat WhatsApp
Lowongan Kerja Kimia Farma Terbaru Hingga 18 Oktober 2024. Posisi Area Manager Non Farma/Farma, Penempatan Seluruh Indonesia. Cek Syarat dan Deskripsi
Reaksi Positif Rakyat Sambut Pemerintahan Prabowo Subianto - Gibran Rakabuming Raka
Masyarakat Optimistis terhadap Susunan Kabinet Prabowo-Gibran
Prabowo Subianto Kumpulkan Calon Anggota Kabinet di Hambalang. Bahas Isu Geopolitik hingga Ekonomi
Majalah Time Ulas Bagaimana Prabowo Subianto akan Arahkan Masa Depan Indonesia
Media Asing Time Ulas Kisah Persahabatan Prabowo dan Jokowi. Dari Rival Sengit Hingga Bersatu
Menparekraf Sandiaga Uno Lounching TIC Digital Nusantara Sebagai Pusat Informasi Pemasaran Pariwisata yang Mudah, Aman dan Lengkap
Kata Erick Thohir dan Shin Tae-yong Ketika Timnas Indonesia Kalah Tipis 1-2 dari China Tiongkok di Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia