KALIMANTANSATU.COM - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI membukukan kinerja impresif sebagai penyalur utama pembiayaan sektor perumahan nasional dalam Program 3 Juta Rumah tahun 2026.
Hingga Juli 2026, realisasi KUR Perumahan BRI mencapai Rp10,6 triliun (88,3% dari target plafon Rp12 triliun).
Dari aspek volume, BRI berhasil menyalurkan 77.592 unit hunian atau melampaui 167% dari target yang ditetapkan pemerintah sebanyak 46.230 unit.
BRI membukukan realisasi KPR Sejahtera FLPP sebanyak 19.075 unit.
BRI menguasai 52,2% alokasi unit KUR Perumahan secara nasional, serta memegang 34,5% dari total target pembiayaan program perumahan pemerintah (148.535 unit dari 430.535 unit).
Sementara dari sisi plafon, kontribusi target BRI mencapai 24% dari total target nasional.
Pujian Menteri PKP Atas Kinerja Tertinggi Perbankan
Pencapaian tersebut disampaikan langsung oleh Direktur Utama BRI Hery Gunardi saat bertemu Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait di Jakarta pada Selasa (21/7/2026).
"Untuk KUR Perumahan sendiri, pencapaian BRI sudah mendekati 89%. Karena itu target ke depan juga akan ditingkatkan," ujar Hery.
Menteri PKP Maruarar Sirait memberikan apresiasi tinggi terhadap dominasi BRI dalam mendukung program strategis ini.
Ia menegaskan bahwa kinerja penyaluran KUR Perumahan milik BRI merupakan yang terbaik di antara seluruh lembaga keuangan penerbit.
“Dalam seminggu ini kami membahas soal KUR dua kali bersama Presiden. Yang pertama di Hambalang minggu lalu, yang kedua kemarin juga dilaporkan dalam taklimat oleh Menko soal KUR. Capaiannya yang paling tinggi dari semua KUR adalah KUR Perumahan, Dan KUR Perumahan yang paling tinggi itu adalah pencapaian kinerja Bank BRI,” kata Maruarar.