Masyarakat Desa Karang Nangka juga menyayangkan sikap oknum PKH/LSM tersebut.
Warga berharap Dinas Sosial Kabupaten Sumenep segera turun tangan dan melakukan evaluasi terhadap Saiful, mengingat pendamping PKH semestinya menjalankan tugas secara profesional, transparan, dan tanpa menimbulkan ketakutan di tengah masyarakat.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Dinas Sosial Kabupaten Sumenep belum mengeluarkan pernyataan resmi.
Namun sumber internal menyebutkan bahwa pimpinan dinas telah meminta laporan lengkap mengenai insiden ini.
Masyarakat berharap kejadian serupa tidak terulang dan penyaluran bantuan PKH di Desa Karang Nangka dapat berjalan sesuai aturan serta tepat sasaran tanpa adanya intimidasi terhadap warga maupun insan pers.
(*)
Artikel Terkait
Kisah Terduga Pelaku Ledakan SMAN 72 Jakarta: Hanya Tinggal Bareng Ayah, Ibu di Luar Negeri, Kini Telah Sadar Seusai Operasi Dekompresi Tulang Kepala
Gubernur DKI Pramono Anung Pastikan Tak Ada Bullying di SMAN 72 Jakarta, Sebut Pelaku Ledakan Terpengaruh Tayangan
Sumatera Barat Masuk 10 Besar Provinsi Terbanyak Penyaluran KUR 2025, Tembus Rp6,46 Triliun untuk Pembiayaan Kredit 104.389 debitur Hingga 31 Oktober
Berkontribusi Besar Menjadi Pilar Ekonomi Nasional, Menko Airlangga Hartarto Ungkap Strategi Hilirisasi Minyak Sawit di Indonesia
Bikin Geram ! Warga Pesanggaran Demo Tolak Tambang Emas PT Bumi Suksesindo (BSI) : Gunung Tumpang Pitu Bukan Hanya Tanah, Sumber Kehidupan Warga
Komitmen Presiden Prabowo Subianto Berantas Korupsi Tambang Perlu Dukungan Penuh dari Daerah dan Penegak Hukum
Pesan OJK untuk Generasi Muda yang Ingin Terjun di Saham, Obligasi dan Reksa Dana : Pasar Modal Bukan Arena Spekulasi atau Perjudian, Tapi Investasi
Dirut BJB Yusuf Saadudin Meninggal Dunia Hari Ini Jumat 14 November 2025, Manajemen Ungkap Duka Mendalam : Kehilangan Sosok Pemimpin Luar Biasa
Mengintip Kinerja Keuangan Bank BCA (BBCA) di 9 Bulan Pertama 2025, Kredit Tumbuh Ditopang Ekspansi Berkualitas dan Terjaganya Likuiditas
Kabar Saham Hari Ini : Bukit Asam (PTBA) Terima Fasilitas Pinjaman Berjangka Senior Rp3,56 Triliun dari BRI, Bank Mandiri dan BNI ! Bakal Untuk Apa ?