KALIMANTANSATU.COM - Abdul Shomad mengadukan kasus sengketa tanah yang dialami olehnya ke Sekretariat Komnas HAM Provinsi Kalimantan Barat pada Senin 26 Januari 2026.
Tak sendiri, Abdul Shomad didampingi oleh Penasehat Hukum Kasuwan SH., CIL, sanak keluarga, hingga perwakilan warga setempat.
"Saya menuntut keadilan hukum atas hak tanah yang sudah dikelola sejak 47 tahun lalu," ungkapnya saat audiensi.
Ia menegaskan bahwa tanah yang menjadi obyek eksekusi bukan miliknya.
"Salah lokasi itu. Harusnya bukan punya saya. Persi Nomor 7 dalam SHM Nomor 1588 (yang harusnya dieksekusi), punya saya di persil Nomor 8 dalam SHM Nomor 1589," timpalnya.
Abdul Shomad mengatakan, dirinya mulai mengerjakan dan menggarap tanah yang ditempati sejak tahun 1979 sampai tahun 2026 sekarang.
Tanah tersebut telah dibuatkan surat garapan, lantas dikelola sebagai lahan bercocok tanam untuk menopang kebutuhan hidup sehari-hari.
"Sebelumnya tidak ada yang mengaku. Saya kaget ketika ada yang datang bawa SHM (Sertifikat Hak Milik) tahun 1982 atas tanah saya," timpalnya.
Hingga akhirnya, ia mendapatkan gugatan yang tentu saja tidak diharapkan. Bahkan, perkara ini merugikan dirinya lantaran berpotensi pelaksanaan eksekusi terhadap obyek yang ditinggalinya bersama sanak keluarga.
Belum lama ini, Abdul Shomad menerima release pemberitahuan pelaksanaan eksekusi terhadap tanah dan bangunan di Parit Rintis Lama, RT.061/RW.018, Desa Punggur Kecil, Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya, Provinsi Kalimantan Barat.
Berdasarkan surat yang diterima olehnya pada 23 Januari 2026, tindakan eksekusi tersebut akan dilaksanakan pada 4 Februari 2026.
Artikel Terkait
Keluarga Abdul Shomad Terancam Diusir dari Tempat Tinggal yang Didiami Selama 45 Tahun. Beda Lokasi Obyek Eksekusi, Mohon Bantuan ke Presiden & Wapres
Sampaikan Laporan ke Wapres di Jakarta, Advokat Kasuwan Ngadu Perkara Hukum Keluarga Abdul Shomad yang Terancam Terusir dari Rumahnya di Kubu Raya
Mengintip Kehidupan Warga Terdampak Bencana di Hunian Sementara Nagari Salareh Aia Agam, Ada Harapan Baru Terselip
15 Jembatan Perintis Dibangun oleh TNI, Desa-desa Terisolasi di Aceh Kembali Terbuka
Melihat Penampakan Sekolah di Aceh Tamiang Pascabencana Banjir: Kini Bersih dari Lumpur, Anak-anak Kembali ke Sekolah
Kini Kembali Bersih Pascabencana Lewat Bantuan TNI, Anak-anak di Tapanuli Sekolah Lagi
125 Daftar Karisma Event Nusantara 2026 (KEN 2026) di 38 Provinsi Indonesia ! Sudah Diluncurkan Kementerian Pariwisata, Ada Rencana Liburan Gaes ?
Profil Thomas Djiwandono yang Menjadi Deputi Gubernur BI Menggantikan Juda Agung, Intip Rekam Jejak Keponakan Prabowo Subianto
Anak Usaha ENRG PT Imbang Tata Alam Temukan Minyak di Malacca Strait Riau, Bos Energi Mega Persada Ungkap Estimasi Produksinya
Bantah Klaim Indah Megahwati ! Moch Arief Cahyono Tegaskan Dugaan Korupsi Rp27 Miliar di Lingkungan Kementan Bukan Fitnah, Ini Penjelasannya
Genjot Hilirisasi Kakao ! Kementerian Pertanian Lakukan Sejumlah Hal Ini untuk Meningkatkan Nilai Tambah, Daya Saing, serta Kesejahteraan Pekebun
Beda Lokasi Eksekusi ! Nasib Abdul Shomad di Ujung Tanduk, Terancam Diusir dari Tanah yang Didiami 47 Tahun: "Kami Korban Praktek Hukum Tidak Benar"