Namun, menurutnya, literasi saja tidak cukup jika negara tidak hadir melalui regulasi yang adil. Peraturan Bersama Menteri (PBM) Nomor 8 dan 9 Tahun 2006 yang selama ini menjadi acuan dinilai belum sepenuhnya mampu melindungi hak-hak kelompok minoritas.
Dalam kesempatan yang sama, Brigjen TNI Bambang Sujarwo turut menambahkan pandangannya terkait persoalan intoleransi. Dl
Dalam orasinya, Bambang menyebut bahwa perbedaan dalam suatu negara, baik suku, agama, maupun ras, merupakan identitas bangsa yang harus dijaga.
Menurutnya, toleransi menjadi kekuatan bangsa melalui sikap saling menghormati dan menghargai sesama.
Baca Juga: Buka Puasa Bareng Pekerja Colosseum Jakarta, Gus Miftah Kembali Berdakwah di Klub Malam
Nilai tersebut tidak hanya cukup diucapkan, tetapi harus diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari sehingga tercipta kedamaian dan kerukunan di lingkungan masyarakat.
"Saya mengimbau kepada seluruh pemeluk agama agar saling menghormati, menghargai, dan menjunjung tinggi toleransi. Apabila ada masalah, selesaikanlah dengan cara bermusyawarah untuk menemukan jalan terbaik, sehingga kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara dapat terwujud menjadi negara yang Ayom Ayem Toto Titi Tentrem," pesan Bambang Sujarwo.
(*)
Artikel Terkait
Pegang Prinsip Politik Bebas Aktif ! Indonesia Tegaskan Netralitas dalam Konflik Timur Tengah Setelah Konflik Amerika Serikat dan Israel vs Iran
Mentan Amran Sulaiman Pastikan Stok Beras Indonesia Cukup hingga 324 Hari ke Depan, Aman dan Terkendali di Tengah Kondisi Geopolitik Global
KBRI Arab Saudi Pastikan Beri Akomodasi untuk Jemaah Umrah Indonesia yang Tertahan Akibat Situasi Keamanan Timur Tengah
Bentuk Tim Respons Krisis, Pemerintah Indonesia Tingkatkan Perlindungan WNI di Timur Tengah
Jadi Negara Non-Barat Pertama ! Indonesia Larang Anak Usia di Bawah 16 Tahun Akses Medsos Mulai 28 Maret 2026, Bentuk Perlindungan Masa Depan
Bareng BP BUMN, IFG Perkuat Tata Kelola TJSL melalui Three Lines Model
Simbol Cinta Atas Pengabdian untuk Negara, Kasad Maruli Simanjuntak Serahkan Bantuan Rumah ke Keluarga Prajurit Gugur
Adaro dan Alamtri Berbagi Kebahagiaan Bersama 1.000 Anak Yatim dalam Iftar Bulan Ramadan 2026, Boy Thohir: Menjemput Keberkahan
Kerap Pasang Badan di Tengah Kritik ! Seskab Teddy Dianggap Figur yang Mampu Menjaga dan Menjelaskan Visi Presiden Prabowo Subianto kepada Publik
Sebarkan Berkah Ramadan 1447 H, Ponpes Ora Aji Asuhan Gus Miftah Gelar Buka Bersama untuk 2.000 Anak Yatim Lintas Iman hingga Bagi-bagi Hampers