"Tim menemukan 55 keping logam platinum dengan total berat kurang lebih 55 kilogram di mobil SAF," kata Taufik dikutip dalam keterangan resminya, pada Senin, 6 Juli 2026.
Taufik menjelaskan dari hasil penelusuran awal, pihaknya memperkirakan satu keping logam tersebut bernilai sekitar Rp900 juta.
KPK mengklaim, nilai keseluruhan diperkirakan mencapai Rp40 miliar.
"Dugaan awal itu ada nilainya karena kalau kita browsing di website yang umum bahwa itu bernilai per kepingnya itu Rp900 jutaan," beber Taufik.
"Sudah dicek di website sehingga kalau dikalikan 55 keping itu sekitar Rp40-an miliar," imbuhnya.
Asal-usulnya Masih Diselidiki
KPK menyatakan, nantinya penyidik akan meminta klarifikasi kepada Syah terkait asal-usul logam mulia tersebut.
Selain itu, KPK juga akan melibatkan ahli untuk memastikan keasliannya.
"Terkait dengan keasliannya juga kita akan minta kepada ahli mungkin dari Antam," terang Taufik.
"Pegadaian yang memang mempunyai kualifikasi untuk mengetahui barang itu asli atau tidak," tandasnya.
(Uploader: Panji Narendra M.)
Artikel Terkait
Promedia Group Sambangi Kantor Bakom RI, Audiensi Bahas Penguatan Komunikasi Publik Bersama Jaringan Media Lokal
Inflasi Indonesia Tetap Terkendali Hingga Juni 2026, BPS Beberkan Rinciannya
Digendong Ekspor Olahan Nikel hingga Sawit, Neraca Perdagangan Nonmigas Indonesia Surplus USD16,31 Miliar hingga Mei 2026
Mantap ! Produksi Beras Diprediksi Tembus 25,28 Juta Ton per Agustus 2026, Kian Perkuat Swasembada Pangan Indonesia
Perkuat Pengembangan Talenta Kreatif Nasional, ICCN Teken Kerja Sama Strategis dengan Kementerian Ekonomi Kreatif
Persiapkan Diri Memasuki Dunia Kerja, Mahasiswa Sains Komunikasi Unida Praktik Langsung dengan Jejaring Media Nasional Promedia di Bandung
Diduga Ilegal Juga Rusak Lingkungan, Tambang Galian C di Bulusan Banyuwangi Masuk Tahap Penyidikan Polresta
Mengintip Gaya Komunikasi Strategis Kepala Bakom RI Qodari : Membumi dan Berbasis Data Ketika Tanggapi Isu Kopdes Merah Putih
Simulasi ARA IPO Saham JELI, JECX, BACH, EMMI, PRDL dan RANS ! Bisa Cuan Lebih dari 200% Jika 5 Kali Berturut-turut
Kasus Begal di Arcamanik Bandung: Anak Pengurus Ormas LBI Jadi Korban, 1 Unit Motor Dirampas, Derita Luka Berat hingga Dirawat di RS Hasan Sadikin