Volume penyelesaian transaksi bursa di tahun 2025 tercatat sebesar 8,77 miliar lembar saham, dengan efisiensi penyelesaian di pasar reguler sebesar 65,73%.
Sementara itu, total nilai transaksi Pinjam Meminjam Efek (PME) hingga 19 Desember 2025 mencapai Rp118,39 miliar dengan volume sebesar 37,56 juta lembar saham.
Dalam rangka mengantisipasi kegagalan penyelesaian transaksi bursa dan mengelola risiko kredit, KPEI melakukan pengelolaan agunan Anggota Kliring (AK) serta nasabahnya, dengan total Nilai Agunan per 19 Desember 2025 mencapai Rp51,38 triliun yang terdiri dari agunan online sebesar Rp42,64 triliun dan agunan offline sebesar Rp8,74 triliun.
Sampai dengan 19 Desember 2025, total nilai Dana Jaminan tercatat sebesar Rp9,72 triliun, meningkat dari posisi akhir tahun lalu yang sebesar Rp8,67 triliun.
Berdasarkan keputusan RUPS Tahunan pada 18 Juni 2025, KPEI menetapkan penyisihan cadangan jaminan sebesar 5 persen dari Laba Bersih KPEI tahun 2024 atau senilai Rp7,46 miliar, sehingga total nilai Cadangan Jaminan yang dikelola KPEI hingga akhir Desember 2025 menjadi Rp206,90 miliar.
Sepanjang tahun 2025, KPEI secara efektif telah menjalankan fungsinya sebagai lembaga pengelola risiko atas setiap transaksi dan proses penyelesaian transaksi, salah satunya dengan tidak adanya kejadian gagal bayar oleh Anggota Kliring (AK).
Apa Target KPEI Tahun 2026 ?
Memasuki tahun 2026, KPEI menetapkan fokus pengembangan yang terintegrasi untuk menjawab tantangan pasar sekaligus menangkap peluang pertumbuhan ke depan.
Dukungan terhadap transaksi bursa dan kebijakan regulator akan terus diperkuat, antara lain melalui pengembangan sistem e-IPO untuk efek bersifat utang dan sukuk, pengembangan produk Electronic Gold Receipt, serta penguatan sistem kliring dan manajemen risiko untuk transaksi lintas batas.
Di sisi lain, KPEI juga akan melanjutkan kajian dan asesmen dampak kebijakan guna memastikan setiap pengembangan pasar berjalan secara terukur dan berkelanjutan.
KPEI juga akan memperluas produk dan layanan, termasuk pengembangan Integrated Collateral Management system (ICMS) untuk pasar ekuitas, PME, exchange derivatives, serta non-centrally cleared derivatives.
Pengembangan sistem central counterparty (CCP) untuk transaksi repo menjadi salah satu agenda utama, sebagai fondasi penguatan pasar uang dan peningkatan likuiditas yang lebih aman dan efisien.
Dari sisi internal, penyempurnaan proses bisnis dan operasional akan terus dilakukan, mulai dari penyesuaian level Anggota Kliring pada transaksi ekuitas, penyempurnaan sistem kliring dan manajemen risiko, hingga penguatan pengawasan operasional secara terintegrasi.
Seluruh upaya ini didukung oleh agenda penguatan sumber daya manusia melalui peningkatan kapasitas organisasi dan pengembangan kompetensi karyawan guna mendorong operational excellence dan pertumbuhan perusahaan yang berkelanjutan.
Artikel Terkait
Entitas Anak Terkendali APLN Rencana Jual Mall Deli Park Medan ke PT DPM Assets Indonesia, Begini Penjelasan Bos Agung Podomoro Land
UMK Wajib Halal Mulai Oktober 2026 ! Manfaatkan Yuk, Ada Kuota 1,35 juta Sertifikat Halal Gratis dari Pemerintah Melalui BPJPH
Harus Menjadi Koridor ! Ketahui 4 Prinsip Operasional Bank Syariah Sesuai Tuntunan Ekonomi Umat
3 Prinsip yang Dilarang Dalam Operasional Perbankan Syariah ! Ketahui Apa itu Gharar, Maisir dan Riba
Kenali Akad-akad Dalam Transaksi Bank Syariah yang Harus Dipahami oleh Umat Islam, Salah Satunya Mudharabah
Bagaimana Konsep Operasional Bank Syariah di Indonesia ? Ini Penjelasan Lengkapnya Mulai dari Penghimpunan Dana Hingga Penyaluran Dana Pembiayaan
Apa itu Buy Now Pay Later Sektor Jasa Keuangan ? Ternyata Ini Tujuan OJK Berlakukan Beli Sekarang Bayar Nanti
Akhir Tahun 2025, Perekonomian Nasional RI Tetap Resilien di Tengah Dinamika Tantangan Global, Inflasi Terkendali dan Surplus Perdagangan Positif
Sidak Harga dan Stok Pangan Pasar Tebet Barat saat Nataru, Mentan Amran Sulaiman Masih Temukan Harga Minyak Goreng Rakyat Dijual Pedagang di Atas HET
Tahun 2025, Kinerja Pasar Modal Indonesia Ditutup Solid ! Jumlah Investor Meningkat, IHSG Tren Positif