Isu Rekam Jejak 'Gelap' BCA Menyeruak ke Publik Lagi ! Utang BLBI BCA ke Negara Dipertanyakan, Termasuk Saham Dijual Murah Hingga Bikin Negara Merugi

photo author
Prabu Warah, Kalimantan Satu
- Rabu, 20 Agustus 2025 | 09:52 WIB
Ilustrasi klik BCA, salah satu layanan perbankan dari BCA. (Kalimantansatu.com)
Ilustrasi klik BCA, salah satu layanan perbankan dari BCA. (Kalimantansatu.com)

KALIMANTANSATU.COM - Isu rekam jejak 'gelap' BCA menyeruak ke publik lagi ! Utang BLBI BCA ke negara dipertanyakan.

Saat ini, kasus Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) kembali menjadi sorotan.

Nama PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) ikut mencuat setelah isu penjualan sahamnya di tahun 2002 dianggap menimbulkan kerugian besar bagi negara.

Beberapa anggota DPR bahkan mendorong pemerintah untuk mengusut kembali kasus tersebut.

Pasalnya, penjualan 51 persen saham BCA saat itu dinilai merugikan keuangan negara hingga mencapai Rp87,99 triliun.

Baca Juga: Ekonom Senior Minta Pemerintah Bongkar Skandal BLBI dan Hentikan Subsidi Rekap BCA dari APBN. Saran Ambil Alih Saham Jika Terbukti Rekayasa & Korupsi

Mengutip tulisan mendiang Kwik Kian Gie yang pernah menjabat sebagai mantan Menko Ekuin di era Presiden Abdurrahman Wahid, BCA ketika krisis moneter 1997 mendapat suntikan BLBI sebesar Rp31,99 triliun.

Dana ini masuk untuk meredam rush yang melanda bank swasta terbesar Indonesia tersebut.

Sebagai gantinya, pemerintah menyita saham-saham BCA dari keluarga Salim.

Meski BCA sempat mencicil utang pokok Rp8 triliun serta bunga Rp8,3 triliun, sisa kewajiban BLBI yang harus ditanggung masih mencapai Rp23,99 triliun.

Di sisi lain, pemerintah juga menambah modal dengan menyuntikkan Obligasi Rekapitalisasi Perbankan senilai Rp60 triliun.

Saat itu, laba bersih BCA sebenarnya sudah sekitar Rp4 triliun, sehingga total uang negara yang tertanam di dalam BCA mencapai Rp87,99 triliun, namun saham mayoritas BCA kemudian dijual ke investor asing Farallon seharga Rp10 triliun.

“Jadi pemerintah sebenarnya menanggung kerugian Rp78 triliun,” tulis Kwik.

Baca Juga: Utang BLBI BCA ke Negara Dianggap Bikin Tekor ! Kok Bisa Saham Dijual Rp10 Triliun Hingga Pemerintah RI Tanggung Kerugian Rp78 Triliun ?

Kwik juga menyinggung kredit macet Grup Salim yang nilainya mencapai Rp52,7 triliun. Karena saham BCA sudah diambil alih pemerintah, utang tersebut secara otomatis menjadi tanggungan negara.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Prabu Warah

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X