KALIMANTANSATU.COM, JAKARTA – Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom RI) Muhammad Qodari mengapresiasi hasil sejumlah survei yang menunjukkan tingginya tingkat kepuasan dan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Qodari mengatakan hasil survei tersebut mencerminkan efektivitas berbagai program yang telah dijalankan pemerintah selama hampir dua tahun masa kepemimpinan Prabowo.
Kendati demikian, Qodari menegaskan bahwa hasil survei tersebut tidak lantas membuat pemerintah berpuas diri, melainkan menjadi masukan penting untuk terus melakukan perbaikan.
Dalam hal ini, Qodari secara khusus merujuk pada hasil survei terbaru Poltracking Indonesia yang menunjukkan tingkat kepercayaan publik terhadap pemerintahan Prabowo mencapai 74,2 persen dari 1.220 responden, sementara tingkat kepuasan publik berada di angka 72,2 persen.
"Jadi survei itu menjadi salah satu cermin bagi pemerintahan Pak Prabowo yang pada hari ini sekitar satu tahun setengah lebih dan menuju dua tahun. Angka 70 persen itu merupakan angka yang cukup baik, walaupun tentu tidak kemudian berpuas diri. Tetap menjadi masukan bagi kita semua," ujar Qodari dalam pernyataannya, Selasa (30/6/2026)
Ia mengatakan pemerintah sangat menghargai berbagai hasil survei yang dilakukan lembaga independen.
Menurutnya, hasil survei tersebut mampu memberikan gambaran yang objektif mengenai persepsi masyarakat terhadap kebijakan pemerintah.
Bahkan, menurutnya, survei opini publik sangat diperlukan untuk mengevaluasi program-program pemerintah yang telah dijalankan.
"Saya sendiri dulu profesinya sebagai lembaga survei. Jadi, saya sangat memahami bahwa survei itu diperlukan untuk menjadi cerminan bagi kita semua, bagi pemerintah untuk bisa melihat tanggapan dan apresiasi apa yang masyarakat berikan untuk program-program pemerintah," katanya.
Qodari melanjutkan bahwa dukungan masyarakat merupakan elemen penting bagi pemerintah dalam menjalankan berbagai programnya.
Dukungan tersebut diharapkan menjadi suntikan semangat bagi pemerintah untuk terus bekerja keras demi kepentingan rakyat.
"Kita semua pada hari ini sedang bekerja keras untuk membuat situasi dan kondisi menjadi lebih baik. Oleh karenanya, dukungan dari masyarakat, dukungan dari kita semua adalah elemen yang sangat penting," jelas dia.
Artikel Terkait
Ekspor Manufaktur Indonesia Masih Menunjukkan Perkembangan Positif di Tengah Tantangan Global, Namun Kemenperin Ingatkan Sejumlah Tantangan
Mantan Mendikbud Ristek Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara Karena Skandal Korupsi Chromebook, Begini Awal Mula Kasusnya
Vonis 10 Tahun Penjara Nadiem Makarim Menuai Sorotan, Ini Alasan Hakim Anggap Pengadaan Chromebook Untungkan Google
Di Balik Vonis 10 Tahun Bui, Ada Dissenting Opinion Hakim yang Nilai Nadiem Makarim Harus Bebas Tanpa Syarat, Apa Itu?
Bumi Serpong Damai Bukukan Pendapatan Usaha Rp2,37 Triliun pada Kuartal I 2026, Manajemen BSDE Beberkan Angkanya
Evaluasi Program MBG Fokus pada Tata Kelola dan Kualitas Layanan, Qodari : Ditata dari Segi Pengelolaannya
Fundamental Ekonomi Kuat dan Kondisi Stabil ! Kepala Bakom RI Qodari Tegaskan Kondisi RI Kini dan 1998 Sangat Berbeda
Intip Beberapa Poinnya! Soal Tambang Galian C Di Banyuwangi, DPW JPKP Jawa Timur Pernah Layangkan Kajian Tentang Potensi Kerugian Negara
Mantan Menkeu Fuad Bawazier Prediksi Program MBG Semakin Sempurna di Tahun Ketiga : 'Program Besar dan Baru kok Mau Langsung Perfect'
[KOLOM OPINI] Ketika UU Pers Bertemu Era TikTok: Masih Relevankah Regulasi yang Dibuat pada 1999?