Bank Indonesia Nilai Kinerja Transaksi Ekonomi dan Keuangan Digital pada Agustus 2025 Berlangsung Baik, Bagaimana dengan Stabilitas Sistem Pembayaran?

photo author
Prabu Warah, Kalimantan Satu
- Minggu, 21 September 2025 | 12:01 WIB
Logo Bank Indonesia (BI) (Tim Produksi Kalimantansatu.com)
Logo Bank Indonesia (BI) (Tim Produksi Kalimantansatu.com)

KALIMANTANSATU.COM - Bank Indonesia (BI) menilai kinerja transaksi ekonomi dan keuangan digital pada Agustus 2025 berlangsung dengan baik.

Hal itu lantaran didukung oleh sistem pembayaran yang aman, lancar, dan andal.

Berdasarkan data, volume transaksi pembayaran digital mencapai 4,43 miliar transaksi atau tumbuh 39,79% (yoy) pada Agustus 2025 didukung oleh peningkatan seluruh komponennya.

Sementara, volume transaksi aplikasi mobile dan internet masing-masing tumbuh sebesar 15,86% (yoy) dan 18,85% (yoy), termasuk transaksi QRIS yang tumbuh 145,07% (yoy).

Baca Juga: Bank Indonesia Nilai Pertumbuhan Kredit Perbankan Belum Kuat, Perry Warjiyo Beberkan Hal-hal yang Mempengaruhi

"Kinerja positif tersebut didukung oleh peningkatan jumlah pengguna dan merchant," kata Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo saat Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada 17 September 2025.

Dari sisi infrastruktur, lanjut dia, volume transaksi ritel yang diproses melalui BI-FAST mencapai 398,65 juta transaksi atau tumbuh 27,54% (yoy) dengan nilai transaksi menyentuh Rp967,29 triliun pada Agustus 2025.

Volume transaksi nilai besar yang diproses melalui BI-RTGS tercatat sebanyak 876,89 ribu transaksi dengan nilai sebesar Rp17.170,27 triliun di sepanjang Agustus 2025.

"Sementara dari sisi pengelolaan uang Rupiah, Uang Kartal Yang Diedarkan (UYD) tumbuh 12,14% (yoy) menjadi Rp1.180,49 triliun pada Agustus 2025," terangnya.

Bagaimana dengan Stabilitas Sistem Pembayaran ?

Perry Warjiyo bilang, stabilitas sistem pembayaran tetap terjaga ditopang oleh infrastruktur yang stabil dan struktur industri yang sehat.

Baca Juga: Bagaimana Kondisi Neraca Pembayaran Indonesia ? BI Pastikan Tetap Baik dan Mendukung Ketahanan Eksternal

Infrastruktur yang stabil tercermin pada penyelenggaraan Sistem Pembayaran Bank Indonesia (SPBI) dan sistem pembayaran industri yang lancar dan andal serta kecukupan pasokan uang dalam jumlah dan kualitas yang memadai pada Agustus 2025.

"Struktur industri yang sehat tergambar pada interkoneksi antarpelaku dalam sistem pembayaran yang terus menguat dan diikuti oleh ekosistem Ekonomi Keuangan Digital (EKD) yang meluas," jelasnya.

Transaksi pembayaran berbasis Standar Nasional Open API Pembayaran (SNAP) juga meningkat sejalan dengan perluasan tingkat adopsi.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Prabu Warah

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X