Ia menambahkan, sejumlah bank pelat merah kini justru mengajukan permintaan tambahan dana setelah penempatan tahap pertama berjalan efektif.
“Waktu pertama ide Rp200 triliun itu keluar, teman-teman masih ragu, ‘Pak, jangan dipaksa’. Tapi setelah dikasih, ternyata jalan, sekarang malah minta tambah,” ujarnya sambil tersenyum.
Penyaluran Harus Diawasi Ketat
Meski pemerintah membuka peluang bagi BPD untuk ikut serta, Febrio menegaskan bahwa penggunaan dana tersebut tidak boleh sembarangan.
Dirjen Strategi Ekonomi dan Fiskal Kemenkeu itu meminta agar seluruh bank penerima wajib melaporkan penyaluran secara rutin setiap bulan.
“Komunikasi kita dengan perbankan cukup baik. Mereka paham bahwa walaupun namanya dana on call, tetap bisa digunakan untuk sektor riil. Jadi tidak ada risiko signifikan,” tegasnya.
Dengan kebijakan ini, pemerintah berharap penempatan dana di bank nasional maupun daerah mampu memperkuat arus pembiayaan ke sektor riil dan menjaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional.
(*)
Artikel Terkait
Bukan Sekadar Bagi-bagi Smartboard atau Smart TV, Kemenko PMK Luruskan Framing Negatif Program Digitalisasi Pembelajaran era Presiden Prabowo
Apa itu Program Pelita yang Disiapkan oleh Kemenko PMK ? Bakal Digunakan untuk Pemetaan Potensi Anak Indonesia
Kabar Saham Hari Ini : Hasil Keputusan RUPSLB, Intikeramik Alamasri Industri (IKAI) Tetapkan Susunan Direksi Terbaru
Kabar Saham Hari Ini : Rampung Gelar Public Expose, Repower Asia Indonesia (REAL) Ungkap Strategi Capai Target Kinerja Akhir Tahun 2025 dan Hambatan
Berubah ! Cek Susunan Direksi dan Dewan Komisaris Danareksa Terbaru
Mahfud MD Komentari Gaya Kepemimpinan Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa, Puji Keberanian dan Anggap Beri Warna Baru di Pemerintahan Prabowo Subianto
Mimpi Mulia Siswi Sekolah Garuda, Ingin Kuliah di Jerman dan Jadi Insinyur Sipil Lalu Bangun Sekolah Daerah Tertinggal
Harapan Besar Guru ke Sekolah Garuda, Anak Tidak Mampu Juga Bisa Kuliah di Kampus Ternama Luar Negeri
Anies Baswedan Komentari PHK Massal di Indonesia, Anggap Efek Domino di Banyak Sektor hingga Bikin Pekerja Beralih ke Informal
Bank Dunia Sebut Indonesia Banjir Pekerja Informal ! Menkeu Purbaya Ungkap Biang Keroknya dan Minta Fresh Graduate Tak Khawatir, Ada Magang Berbayar