Pada kesempatan yang sama, Perwakilan BCA menjelaskan dugaan sementara mengarah pada kejahatan yang dilakukan oleh pihak luar yang mengakses layanan mobile banking milik nasabah.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan adanya keterlibatan orang dalam maupun kebocoran dari sistem internal perbankan.
"Dari hasil penelusuran sementara, tidak ada indikasi keterlibatan internal," kata Perwakilan BCA tersebut.
"Dugaan sementara mengarah pada akses pihak luar melalui aplikasi mobile banking milik nasabah," tambahnya.
Komisi II DPRD: Waspada Kejahatan Digital
Dalam audiensi itu, Ketua Komisi II DPRD Kota Tasikmalaya, Rahmat Sutarman menilai persoalan tersebut dapat diselesaikan secara adil, transparan, dan berorientasi pada perlindungan konsumen.
Rahmat lantas mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terhadap berbagai modus kejahatan digital yang menyasar layanan perbankan elektronik.
"Masyarakat harus lebih berhati-hati terhadap telepon, pesan, tautan, atau aplikasi mencurigakan yang berkaitan dengan layanan perbankan," terangnya.
"Kejahatan digital sekarang semakin beragam," imbuh Rahmat.
Hingga berita ini terbit, belum terdapat titik temu antara pihak nasabah dan pihak bank.
Kendati demikian, kasus tersebut telah menuai sorotan sebagian publik ihwal dugaan masalah serius pada sistem keamanan mobile banking di BCA.
(*)
Artikel Terkait
Mengintip Kinerja Keuangan Bank BCA (BBCA) di 9 Bulan Pertama 2025, Kredit Tumbuh Ditopang Ekspansi Berkualitas dan Terjaganya Likuiditas
Bank BCA (BBCA) Beli Saham PT Penyelesaian Transaksi Elektronik Nasional dari Central Capital Ventura, Segini Jumlahnya
BCA Finance Limited Dilikuidasi di Hong Kong, Manajemen BBCA Jelaskan Penyebabnya
Ratusan Karyawan Alfamart Demo di Kantor Bupati Lombok Tengah NTB, Cemaskan Potensi PHK Setelah Penutupan 25 Gerai Ritel
Muncul Klaim 890.000 Akses hingga 4,9 Juta Data Nasabah BCA Diduga Bocor di Dark Web ! Picu Risiko Penipuan Digital bagi Pengguna Mobile Banking
Dorong Ketahanan Ekonomi Masyarakat, Indonesia Financial Group (IFG) Hadir di Jogja Financial Festival 2026
Kembangkan Sistem Ekraf Terintegrasi, Komite Ekraf Pati Bangun Kolaborasi Hexahelix dengan Perguruan Tinggi
Update Dugaan Skandal Pemalsuan Dokumen di Kasus Ekspor SDA, Kini Menkeu Purbaya Kantongi 10 Perusahaan Eksportir Sawit
Pastikan Transparansi Aturan Ekspor Baru ke Pelaku Usaha Jelang Implementasi 1 Juni 2026, Menko Airlangga : Nanti Akan Ada Penjelasan ke Investor
Langkah Perkuat Stabilitas Rupiah, Eksportir Sumber Daya Alam Wajib Simpan DHE di Bank Himbara ! Menko Airlangga Hartarto: Repatriasi 100 Persen
Pemerintah Indonesia Terbitkan Aturan Baru Wajib Repatriasi 100 Persen Devisa Hasil Ekspor Sumber Daya Alam (DHE SDA)
Fokus Benahi Transparansi Transaksi ! PT Danantara Sumber Daya Indonesia (DSI) Dibentuk Untuk Cegah Kecurangan Ekspor atau Under Invoicing
Alfredo Dhilan Pengusaha Agrokreatif Kota Batu terpilih sebagai Young Ambassador Agriculture 2026 Kementerian Pertanian